Metode Saldo Menurun & Ganda: Cara Menghitung di Excel

Dalam akuntansi, depresiasi atau beban penyusutan akan dikenakan pada sebuah aset, dalam hal ini aset tetap berwujud (tangible fixed assets). Asumsinya adalah bahwa aset tidak akan bertahan selamanya, alias akan berkurang nilai ekonomis atau masa manfaatnya. Salah satu cara melakukan penyusutan aset adalah dengan menggunakan metode saldo menurun (declining-balance method atau reducing balance method). Makalah ini akan membahas tentang metode saldo menurun secara lengkap. Mulai dari pengertian, rumus, contoh soal, cara menghitung di excel, dan perbedaannya dengan mentode saldo menurun ganda.

Pengertian Metode Saldo Menurun

Metode Saldo Menurun

Apa itu metode saldo menurun (declining-balance method)? Dalam akuntansi, metode saldo menurun adalah sistem depresiasi dipercepat (accelerated depreciation) yang menetapkan tarif tetap (konstan) pada jumlah yang menurun (Fabozzi dan Drake, 2009).

Karena masuk ke dalam jenis depresiasi dipercepat, metode saldo menurun akan menimbulkan beban penyusutan lebih besar pada tahun-tahun awal masa manfaat aset dan mencatat beban penyusutan lebih kecil untuk tahun-tahun berikutnya.

Sisitem depresiasi dipercepat mengasumsikan bahwa sebuah aset akan kehilangan “nilai manfaat” lebih banyak pada tahun awal penggunaan, misalnya seperti kendaraan. Hal ini berdampak pada laba perusahaan yang akan lebih rendah pada tahun-tahun awal.

Alternatif lain dari metode saldo menurun adalah metode jumlah angka tahun yang mengadopsi tingkat penurunan pada basis penyusutan aset yang dihitung dengan rasio sisa tahun dibagi jumlah tahun (Fabozzi dan Drake, 2009).

Key takeaways

Dari pengertian metode saldo menurun yang dijelaskan sebelumnya, ada beberapa poin utama yang penting dipahami.

  • Metode saldo menurun adalah sistem depresiasi dipercepat yang mengenakan tarif konstan pada jumlah yang menurun. Tarif konstan artinya tingkat persentase penyusutan akan bernilai tetap. Sedangkan jumlah yang menurun artinya nilai beban penyusutan akan lebih kecil untuk tahun-tahun selanjutnya.
  • Metode saldo menurun merupakan salah satu alternatif dari metode depresiasi dipercepat (accelerated depreciation), sedangkan alternatif lainnya adalah metode jumlah angka tahun.
  • Metode depresiasi dipercepat akan menciptakan biaya depresiasi lebih besar pada masa tahun-tahun awal pemanfaatan aset, dan semakin mengecil pada tahun-tahun berikutnya.

Jika Anda bertanya apakah ada alternatif lain selain menggunakan teknik depresiasi dipercepat? Ada, Anda dapat mempertimbangkan metode garis lurus (straight-line depreciation). Metode ini jauh lebih sederhana sehingga lebih banyak digunakan oleh perusahaan. Singkatnya, metode garis lurus akan menetapkan tarif penyusutan konstan (bernilai sama setiap periode) sampai masa manfaat aset berakhir.

Perbedaan Metode Saldo Menurun dan Saldo Menurun Ganda

Anda telah memahami pengertian metode saldo menurun. Lalu, apa itu saldo menurun ganda? Apa perbedaannya dengan metode saldo menurun standar/biasa? Metode saldo menurun ganda pada dasarnya hampir serupa dengan metode saldo menurun biasa yang mana menggunakan teknik depresiasi dipercepat sehingga beban penyusutan di awal-awal tahun lebih besar daripada tahun-tahun berikutnya.

Perbedaan metode saldo menurun dan saldo menurun ganda adalah bahwa saldo menurun ganda mengenakan beban penyusutan dua kali lebih besar daripada metode saldo menurun. Metode saldo menurun ganda digunakan untuk menyusutkan lebih banyak aset tetap pada tahun-tahun awal sehingga memungkinkan perusahaan menunda pajak penghasilan pada periode tahun berikutnya.

Rumus Metode Saldo Menurun

Bagaimana cara menghitung penyusutan dengan metode saldo menurun? Rumus metode saldo menurun adalah nilai buku saat ini dikali tarif penyusutan.

Rumus metode saldo menurun = current book value x depreciation rate

Keterangan:

  • Nilai buku saat ini (current book value/CBV) adalah nilai aset bersih pada awal periode akuntansi.
  • Tarif atau tingat penyusutan dikenakan dalam persentase tahunan.
  • Nilai sisa (residual value) atau salvage value dihasilkan pada akhir manfaat aset. Ini merupakan perkiraan nilai sisa aset setelah mengalami penyusutan untuk periode masa ekonomis. Sebagai contoh, setelah aktiva tetap digunakan selama 5 tahun sebagai usia manfaat, pada tahun akhir masa manfaat aset menghasilkan nilai sisa dengan jumlah tertentu. Nilai sisa sementara untuk masing-masing tahun juga dapat dilihat.

Contoh Soal Metode Saldo Menurun

Untuk lebih memudahkan Anda dalam memahami dan mengenal metode saldo menurun, berikut invesnesia berikan contoh soal (kasus).

Diketahui PT Invesnesia memiliki sebuah aktiva tetap berupa kendaraan operasional dengan nilai pasar atau nilai buku saat ini adalah Rp 200 juta. Tingkat penyusutan aktiva tetap tersebut 20% per tahun dengan umur manfaat diperkirakan selama 5 tahun.

Pertanyaan:

  • Berapa beban penyusutan per tahun?
  • Berapa nilai sisa (salvage value)?

Perhitungan Beban Penyusutan Metode Saldo Menurun

Dari contoh soal di atas, diketahui:

  • Nilai awal aset = 200 juta
  • Masa manfaat aset = 5 tahun
  • Tarif penyusutan = 20%

Jawab: jika umur ekonomis aktiva tetap adalah 5 tahun, dengan nilai awal 200 juta dan tarif penyusutan 20% per tahun, beban penyusutan per tahun adalah sebagai berikut:

  • Tahun 1:000.000 x 20% = 40.000.000
  • Tahun 2:000.000 x 20% = 32.000.000
  • Tahun 3:000.000 x 20% = 25.600.000
  • Tahun 4:400.000 x 20% = 20.480.000
  • Tahun 5:920.000 x 20% = 16.384.000

Sedangkan nilai sisa (salvage value) untuk masing-masing tahun dan akhir manfaat aset adalah sebagai berikut.

  • Tahun 1: beban penyusutan 40.000.000. Nilai sisa aset adalah 160.000.000 yang dihasilkan dari 200.000.000 – 40.000.000.
  • Tahun 2: beban penyusutan 32.000.000. Nilai sisa aset adalah 128.000.000 yang dihasilkan dari 160.000.000 – 32.000.000.
  • Tahun 3: beban penyusutan 25.600.000. Nilai sisa aset adalah 102.400.000 yang dihasilkan dari 128.000.000 – 25.600.000.
  • Tahun 4: beban penyusutan 20.480.000. Nilai sisa aset adalah 81.920.000 yang dihasilkan dari 102.400.000 – 20.480.000.
  • Tahun 5: beban penyusutan 16.384.000. Nilai sisa aset pada akhir usia ekonomis (salvage value) adalah 65.536.000 yang dihasilkan dari 81.920.000 – 16.384.000.

Cara menghitung beban penyusutan metode saldo menurun di excel dapat ditampilkan pada gambar berikut ini.

Perhitungan Beban Penyusutan dengan Metode Saldo Menurun di Excel

Dari perhitungan metode saldo menurun di atas, dapat dilihat bahwa nilai sisa (salvage value) untuk masing-masing tahun akan menjadi nilai buku awal untuk tahun berikutnya. Misalnya, nilai sisa aset tetap tahun 1 sebesar 160 juta yang kemudian digunakan sebagai nilai buku awal untuk tahun ke-2. Begitu seterusnya sampai usia manfaat aset berakhir pada tahun ke-5.

Cara Menghitung Metode Saldo Menurun Ganda

Pada dasarnya, konsep perhitungan biaya penyusutan metode saldo menurun (biasa) yang telah dijelaskan sebelumnya, dengan metode saldo menurun ganda tidak jauh berbeda. Anda hanya perlu mengalikan 2 kali dari beban penyusutan setiap tahun. Rumus metode saldo menurun ganda adalah nilai buku awal dikali tingkat persentase penyusutan dikali dua.

Rumus metode saldo menurun ganda = current book value x depreciation rate x 2

Perhitungan beban penyusutan metode saldo menurun ganda dengan excel dapat dilihat pada gambar berikut ini.

Perhitungan Beban Penyusutan Metode Saldo Menurun Ganda di Excel

Coba Anda perhatikan bahwa beban penyusutan metode saldo menurun ganda setiap tahun dikalikan 2 sehingga akan menghasilkan depresiasi 2 kali lebih besar dari metode saldo menurun biasa. Hal ini juga akan menghasilkan nilai sisa (residual value) atau salvage value yang lebih sedikit untuk setiap tahun dan pada akhir manfaat ekonomis.

Simpulan

Metode saldo menurun adalah sistem depresiasi dipercepat dengan tarif tetap pada jumlah menurun. Tarif tetap dalam contoh kasus di atas 20% per tahun. Sementara itu, jumlah yang menurun artinya nilai beban penyusutan lebih rendah pada tahun berikutnya. Metode penyusutan ini sangat tepat digunakan untuk aset tetap yang relatif cepat kehilangan manfaat (nilai), seperti kendaran, elektronik, seluler, dan lainnya. Dengan mengadopsi sistem depresiasi dipercepat, metode saldo menurun pada akhirnya akan menjadi faktor utama dalam menghapus aktiva tetap, terlebih metode saldo menurun ganda.

Leave a Comment

error: Content is protected !!