Cara Beli Bitcoin 2021, Investasi Terbaik & Menguntungkan!

Harga Bitcoin (Bitcoin price) mencapai level tertinggi (all time high/ATH) pada 21 Februari 2021 yaitu setara dengan Rp 852 juta rupiah per 1 keping. Melihat tren harga Bitcoin yang terus meningkat, membuat masyarakat Indonesia mendadak ingin investasi Bitcoin. Apalagi sejumlah pakar juga memprediksi salah satu mata uang kripto (cryptocurrency) tersebut akan berada di level harga miliaran per 1 keping. Tentu saja kesempatan untuk mendapatkan Bitcoin hari ini tidak boleh disia-siakan. Lalu, bagaimana cara beli Bitcoin 2021 bagi pemula? Sebelum itu, ada baiknya kamu mengenal sedikit tentang apa itu Bitcoin.

Bitcoin adalah Mata Uang Elektronik

Cara Beli Bitcoin

Bitcoin adalah mata uang elektronik yang dibuat oleh Satoshi Nakamoto pada 2009. Nama Bitcoin itu sendiri dikaitkan dengan perangkat lunak sumber terbuka yang dirancangnya yang menggunakan jaringan peer-to-peer tanpa penyimpanan pusat. Departemen Keuangan AS menyebut Bitcoin sebagai administrator tunggal mata uang terdesentralisasi.

Bitcoin juga unik karena tidak bergantung pada penerbit utama. Basis data atau database yang digunakan oleh Bitcoin didistribusikan di antara berbagai node jaringan P2P dan didistribusikan ke log transaksi dengan menggunakan teknologi enkripsi (kriptografi) untuk menyediakan fungsi keamanan dasar. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa hanya pengguna Bitcoin dapat menggunakannya dan tidak dapat dilakukan lebih dari satu kali.

Bitcoin dan Cryptocurrency

Setelah Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mengeluarkan Peraturan Bappebti No. 5 tahun 2019 pada 8 Februari 2019, Bitcoin dan cryptocurrency lainnya yang dikenal sebagai “aset kripto” sudah bisa digunakan dalam perdagangan komoditas Indonesia di bursa berjangka. Meskipun sudah memiliki izin Bappebti, keberadaan mata uang virtual/elektronik ini masih dilarang oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) khususnya sebagai metode pembayaran di Indonesia. Hal ini disebabkan karena cryptocurrency dianggap bukanlah produk industri keuangan, seperti halnya saham, reksa dana, dan obligasi.

Bitcoin disebut-sebut sebagai salah satu implementasi pertama dari mata uang kripto (cryptocurrency). Saat ini, sudah banyak tersedia berbagai jenis mata uang kripto di dunia, sebutlah seperti Litecoin, Ethereum, Ripple, Dogecoin, Tether, Binance Coin, Bitcoin Cash, dan sebagainya. Di Indonesia sendiri, terdapat beberapa tempat dimana Bitcoin dapat diperdagangkan secara online. Tempat-tempat ini biasanya disebut bursa (exchange).

Dengan demikian, cara beli Bitcoin di Indonesia yaitu melalui Crypto Exchange, sejenis paltform online untuk memperdagangkan aset kripto. Ada 13 perusahaan Crypto Exchange Indonesia yang telah legal dan terdaftar di Bappebti, misalnya seperti Indodax, Rekeningku, Luno, Tokocrypto, dan seterusnya. Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan Bitcoin atau cryptocurrency lainnya di platfom exchange luar negeri, seperti Binance. Binance adalah sebuah platform atau tempat pertukaran berbagai jenis cryptocurrency yang dapat dilakukan secara online. Pada Januari 2018, Binance menjadi tempat pertukaran mata uang kripto terbesar di dunia dalam hal volume perdagangan.

Pembahasan lengkap cryptocurrency, silakan baca di sini.

Alasan Kenapa Penting untuk Investasi Bitcoin

Kita memahami bahwa secara umum alasan utama investasi yaitu untuk meningkatkan nilai aset/kekayaan. Tanpa berinvestasi, nilai aset akan tergerus oleh inflasi. Ada berbagai jenis instrumen investasi yang menguntungkan, sebutlah seperti saham, reksa dana, dan obligasi. Namun, melihat prospek teknologi di masa depan, mata uang virtual dianggap memiliki masa depan cerah karena masyarakat akan lebih banyak bertransaksi secara elektronik daripada secara cash. Nah, Bitcoin merupakan salah satu instrumen investasi terbaik yang dapat dipertimbangkan. Berikut ada beberapa alasan kenapa kamu harus memiliki Bitcoin.

1. Diversifikasi Portofolio Investasi

Portofolio investasi yang baik harus tersebar dengan hati-hati untuk mencakup hampir semua instrumen investasi, dan termasuk Bitcoin. Porsi investasi yang dialokasikan untuk Bitcoin dapat disesuaikan berdasarkan preferensi dan/atau profil risiko investor. Misalnya, dengan mempertimbangkan faktor usia. Seseorang yang berada di usia tidak produktif atau pensiun, lebih baik bersifat konservatif dalam membentuk portofolio investasi dan tidak disarankan mempertaruhkan dana pensiun atau tabungan. Sedangkan bagi usia muda yang notabene masih produktif, bisa mengambil risiko yang lebih banyak untuk memperoleh return yang lebih tinggi. Kamu bisa mengombinasikan bitocoin, saham, obligasi, dan reksa dana.

2. Potensi Pertumbuhan yang Besar

Berdasarkan fakta, Bitcoin tumbuh sangat signifikan. Pada awal 2020 harga 1 keping Bitcoin berkisar 100 juta dan per Februari 2021 harga Bitcoin menyentuh 850 juta per keping, tumbuh lebih dari 800 persen. Harga Bitcoin diprediksi akan terus meningkat dalam jangka panjang seiring dengan banyaknya sentimen positif. Salah satu sentimen positif Bitcoin yaitu datang dari Elon Musk, CEO Tesla, yang memborong Bitcoin senilai 21 triliun pada Februari 2021. Selain itu, Tesla juga mengizinkan penggunaan Bitcoin sebagai metode pembayaran untuk membeli mobil listrik Tesla.

3. Likuditas yang Baik (Liquid)

Aset yang likuid biasanya akan menjadi salah satu faktor pertimbangan bagi investor dalam memilih instrumen investasi. Bitcoin adalah salah satu kelas aset likuid yang bisa ditempatkan di dalam portofolio kamu. Aset yang likuid pastinya akan lebih mudah ditransaksikan sehingga kamu tidak perlu menunggu waktu yang lama untuk beli atau jual Bitcoin. Selain itu, aset likuid juga melindungi kamu dari kerugian yang lebih besar karena kamu bisa melakukan likuidasi atas penurunan harga lebih cepat.

4. Lindung Nilai (Hedging)

Hedging adalah strategi yang dirancang untuk melindungi nilai aset dari fluktuasi nilai tukar mata uang. Bitcoin bisa dijadikan saran hedging khususnya untuk menyeimbangkan portofolio yang berisi saham dan obligasi. Sebagaimana yang diketahui, ketika perekonomian memburuk, pasar saham biasanya akan menurun sehingga aset investasi akan terkoreksi. Namun, dampak negatif perekonomian tersebut tidak berpengaruh pada Bitcoin sehingga aset kripto tersebut dapat dijadikan sarana lindung nilai (hedging). Dengan demikian, potofolio investasi akan menemukan keseimbangan.

Panduan & Cara Investasi Bitcoin 2021

Setelah memahami ringkasan tentang Bitcoin, lalu bagaimana cara beli Bitcoin untuk pertama kalinya? Proses pembelian Bitcoin tidak sulit, kamu hanya butuh melakukan beberapa langkah (steps) berikut ini.

1. Pilih Crypto Exchange Terbaik

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, untuk mendapatkan Bitcoin, dibutuhkan platform khusus yang digunakan untuk memperdagangkan aset kripto, yaitu Crypto Exchange. Jadi, langkah pertama untuk investasi Bitcoin yaitu memilih perusahaan Crypto Exhange. Pemilihan platform trading atau investasi Bitcoin tidak boleh sembarangan. Berikut beberapa tips memilih perusahaan Crypto Exchange.

  • Pastikan perusahaan Crypto Exchange memiliki legalitas.
  • Pertimbangkan keamanan dari Crypto Exhange. Misalnya, dengan menyediakan dua jenis wallet, yaitu hot wallet dan cold wallet. Secara ringkas, hot wallet adalah tempat untuk menyimpan aset kripto secara online. Sedangkan cold wallet adalah tempat penyimpanan aset kripto secara offline. Karena bersifat offline atau tidak terkoneksi internet, cold wallet dianggap lebih aman dari peretasan. Selain itu, lebih baik juga menyediakan fitur 2-factor authentication (2FA).
  • Menyediakan berbagai jenis aset kripto. Tujuannya, selain bisa membeli Bitcoin, kamu juga bisa mendapatkan aset kripto lainnya yang berpotensi tumbuh pesat di masa depan.
  • Menyediakan metode transaksi (deposit dan withdraw) yang mudah dan aman.
  • Menyediakan layanan pelanggan (customer service).
  • Pertimbangkan biaya atau fee transaksi, biasanya kisaran 0,3% hingga 1%.

2. Lakukan Pendaftaran Online

Tahap kedua cara beli Bitcoin yaitu melakukan pendaftaran secara online melalui perusahaan Crypto Exchange. Sebagai contoh, invesnesia memberikan panduan dan cara daftar cryptocurrency di platform Binance. Berikut tahapannya.

  • Langkah pertama, silakan download aplikasi Binance di Playstore atau AppStore.
  • Langkah kedua, pilih menu Register. Isikan email dan password. Pastikan untuk membuat kombinasi password yang tidak mudah ditebak.
  • Langkah ketiga, lakukan security verification dan verifikasi melalui email. Lalu, klik submit.
  • Langkah keempat, kamu bisa melakukan verifikasi indentitas (indentity verification). Kamu tinggal ikuti perintah yang telah ditentukan. Setelah itu, kamu tinggal menunggu jawaban verifikasi.

3. Lakukan Deposit Dana

Setelah akun Binance kamu diverifikasi, tahap selanjutnya yaitu melakukan deposit di Binance. Cara deposit di Binance sangat mudah, kamu bisa mengikut beberapa tahap berikut ini.

  • Langkah pertama, silakan masuk ke akun Binance.
  • Langkah kedua, pilih menu deposit. Ada dua metode deposit di Binance, yaitu dengan menggunakan Crypto dan Fiat. Contoh di sini menggunakan metode Crypto, yaitu dengan IDRT atau Rupiah Token.
  • Langkah ketiga, pilih menu IDRT. Setelah itu, kamu akan dihadapkan dengan dua buah pilihan, yaitu (1) ERC20 dan (2) BEP2. Silakan pilih BEP2.
  • Langkah keempat, lakukan copy address untuk IDRT Deposit Address dan IDRT Deposit Memo.
  • Langkah kelima, download aplikasi PINTU di Playstore atau Appstore. PINTU adalah aplikasi exchange Pastikan kamu melakukan pendaftaran terlebih dahulu.
  • Langkah keenam, pada menu Rupiah Token, silakan pilih menu Kirim.
  • Langkah ketujuh, pilih Binance Chain (IDRTB BEP-2).
  • Langkah kedelapan, masukkan alamat IDRT Deposit Address dari Binance yang telah di-copy sebelumnya dengan cara klik Tempel. Setelah itu, klik perintah “Gunakan Alamat Ini”.
  • Langkah kesembilan, masukkan alamat IDRT Deposit Memo dari Binance yang telah di-copy atau disalin sebelumnya. Kemudian, klik lanjutkan.
  • Langkah terakhir, masukkan nominal deposit. Misalnya Rp 1 juta. Karena menggunakan IDRT, maka kamu akan dikenakan biaya transfer.

4. Saatnya Beli Bitcoin!

Setelah melakukan deposit, kamu bisa menunggu untuk beberapa saat hingga saldo di akun Binance telah masuk (tersedia). Jika sudah, kamu bisa melakukan pembelian untuk berbagai jenis aset kripto termasuk Bitcoin. Cara beli Bitcoin sangat mudah, kamu tinggal cari dan pilih menu Markets. Kemudian, pilih BTC/IDRT. Isikan berapa jumlah dana untuk membeli Bitcoin.

Di menu tersebut nantinya tersedia beberapa pilihan, bisa menggunakan 25%, 50%, 75%, dan 100% dari modal kamu. Harga 1 Bitcoin per 23 Februari senilai 700 juta, tapi jangan khawatir, kamu masih bisa membeli Bitcoin dengan pecahan yang lebih kecil. Jika harga 1 Bitoin setara 800 juta, maka dengan modal 1 juta, kamu bisa memiliki 0,00142857 keping Bitcoin.

Strategi Investasi Bitcoin yang Menguntungkan

Ada dua motif ketika seseorang membeli Bitcoin atau cryptocurrency lainnya, yaitu untuk investasi jangka panjang dan trading jangka pendek. Meskipun misalnya kamu ingin investasi jangka panjang, bukan berarti kamu bisa asal-asalan membeli Bitcoin. Butuh strategi agar investasi kamu lebih menguntungkan. Berikut ada beberapa strategi beli Bitcoin untuk pemula.

1. Buy on Weakness (BOW)

Cara investasi Bitcoin yang menguntungkan yaitu dengan melakukan strategi buy on weakness (BOW). Strategi ini dilakukan ketika harga Bitcoin melemah atau menyentuh harga support. (Catatan: kamu perlu belajar lebih lanjut tentang support dan resistance). Secara ringkas, level support adalah area saat harga suatu aset (dalam hal ini harga Bitcoin) berhenti menurun yang kemudian berbalik ke atas. Di area itulah kamu bisa masuk untuk beli Bitcoin.

Sedangkan resistance sebaliknya, yaitu area saat harga suatu aset Bitcoin berhenti naik yang kemudian berbalik ke bawah. Area resistance biasanya digunakan untuk taking profit. Namun, karena tujuannya untuk investasi jangka panjang, kamu bisa mengabaikan resistance, atau istilah lainnya yaitu buy and hold atau beli dan tahan, tujuannya yaitu agar tidak membatasi keuntungan (let your profits run). Jadi, dengan membeli Bitcoin dengan strategi BOW, diharapkan kamu bisa mendapatkan keuntungan (return) lebih maksimal.

2. Gunakan Money Management

Manajemen uang atau money management singkatnya merupakan strategi untuk pengendalian risiko. Meskipun money management lebih sering digunakan untuk aktivitas trading jangka pendek, bukan berarti tidak dapat digunakan untuk investasi jangka panjang. Salah satu cara penggunaan money management untuk investasi Bitcoin yaitu dengan membagi porsi dana.

Misalnya, kamu modal Rp 100 juta. Kamu bisa menabung Bitcoin dengan cara membeli secara rutin setiap bulan. Dengan kata lain, kamu tidak membeli Bitcoin pada satu waktu dengan menggunakan semua modal. Strategi ini bisa digunakan selain untuk meminimalkan risiko, juga bertujuan untuk memaksimalkan return investasi. Ingat, harga Bitcoin pasti terjadi fluktuasi naik turun setiap hari. Jadi, kamu bisa mengambil kesempatan untuk BOW dengan konsep money management.

Lebih lanjut, anggaplah bulan Februari 2021 ini kamu bisa mendapatkan Bitcoin di harga 700 juta per keping. Ternyata di bulan Maret 2021 harga Bitcoin menyentuh level 500 juta per keping. Bayangkan, ketika kamu menggunakan semua modal Rp 100 juta pada Februari 2021, maka kamu kehabisan “sumber daya” untuk membeli Bitcoin di harga yang lebih rendah. Jadi, lebih baik beli Bitcoin dengan mencicil setiap bulan. Ketika ada kesempatan BOW, kamu bisa masuk. Sampai di sini paham, ya?

3. Gunakan Dana Dingin

Dana dingin dapat mengacu pada dana yang memang disediakan untuk investasi, bukan dana panas (dana untuk kebutuhan sehari-hari). Dana dingin juga dapat disebut sebagai “uang nganggur”. Tujuan menggunakan dana dingin yaitu untuk mengontrol psikologis. Bayangkan, ketika dana untuk dapur digunakan untuk investasi Bitcoin, bila harga Bitcoin turun, lantas kamu mau makan apa nantinya? Satu hal lagi, jangan pernah menggunakan utang untuk beli Bitcoin. Itu sangat berbahaya dan tidak dianjurkan!

Investasi untuk Bahagia

Investasi yang menguntungkan yaitu yang bisa membuat kamu bahagia. Biasanya, kebahagiaan dari investasi diraih dari hasil return yang memuaskan. Setidaknya, jumlah aset kamu bertambah atau meningkat dari sebelumnya. Investasi haruslah secara tenang. Ketenangan dalam investasi tidak akan dirasakan bila kamu menggunakan “dana panas”.

Oleh karena itu, kamu harus bijaksana dalam melakukan investasi. Kebijaksanaan akan mengantarkan kamu pada hasil yang positif. Selain itu, perbanyak juga membaca literasi investasi, dan itu bisa kamu dapatkan secara gratis di situs invesnesia. Well, itulah panduan dan cara beli Bitcoin 2021 untuk pemula. Semoga bermanfaat dan happy investing! Baca juga: Materi Belajar Cryptocurrency.

error: Content is protected !!