Review Ripple (XRP) 2021

XRP adalah salah satu mata uang digital terbesar di dunia. Berdasarkan data coinmarketcap, XRP berada di peringkat ke-7 dari segi nilai kapitalisasi pasar (market cap) terbesar di dunia crypto. Tercatat, total market cap XRP yaitu $39,865,297,527 – akan berfluktuasi setiap hari. Jumlah koin XRP yang beredar saat ini yaitu 46.189.574.356 XRP – hal ini membuat harga XRP per unit atau per keping lebih murah sehingga banyak investor membeli dan menyimpan koin XRP. Harganya yang relatif murah – dibanding 10 crypto teratas – membuat XRP terlihat lebih menarik di mata investor. Lalu, apa itu Ripple dan XRP? Berikut review tentang Ripple dan XRP.

Apa Itu Ripple?

Crypto Ripple XRP

Ripple dapat mengacu pada Ripple Labs – perusahaan perangkat lunak yang menciptakan Ripple Protocol, protokol open-source yang mencakup XRP ledger dan RippleNet, rangkaian produk solusi pembayaran yang ditujukan untuk penggunaan institusional keuangan (seperti bank), non-keuangan, dan pertukaran mata uang digital. Awalnya bernama OpenCoin, namun telah diganti pada tahun 2015 menjadi Ripple – sangat populer di kalangan investor dan crypto market.

Berdiri pada tahun 2012 dan berbasis di San Francisco, California, Ripple Labs adalah private company – artinya masyarakat tidak memungkinkan – untuk saat ini – membeli dan mengambil bagian dari bisnisnya. Namun ada kabar terbaru 2021 bahwa Ripple akan melakukan Initial Public Offering atau IPO – artinya Ripple menjadi perusahaan terbuka (TBK) sehingga sahamnya dapat dimiliki masyarakat. Namun, itu masih terkendala karena Ripple masih tersangkut masalah hukum dengan Securities and Exchange Commission (SEC) selaku regulator.

Kegiatan Operasi Ripple Labs

Ripple Labs saat ini mempekerjakan lebih dari 500 orang, memiliki 9 kantor di berbagai negara, dan mencatat rata-rata pertumbuhan pelanggan hingga 300% dari tahun ke tahun. Ripple juga menawarkan rangkaian perangkat lunak (software) yang dirancang untuk pengembang dan bisnis untuk dibangun di atas XRP, yang disebut RippleX. Platform ini mencakup alat untuk berinteraksi dengan XRP Ledger serta PayID dan Interledger – dua protokol yang dikembangkan secara terpisah dari XRP. Orang sering menggunakan Ripple dan XRP secara bergantian – menciptakan kebingungan tambahan di sekitar proyek.

Apa Itu XRP?

XRP adalah mata uang kripto (cryptocurrency) yang telah diterbitkan, dikembangkan dan sebagian dikelola oleh perusahaan Ripple Labs, berbasis di Amerika Serikan (AS). XRP adalah salah satu dari banyak produk dalam bundel Ripple Labs, semuanya dibuat dengan ide untuk meningkatkan efisiensi pembayaran lintas batas, khususnya di sektor perbankan. Ini adalah mata uang digital asli pada XRP Ledger – buku besar terdistribusi open-source, tanpa izin, yang memiliki kemampuan untuk menyelesaikan transaksi dalam 3 hingga 5 detik.

XRP dapat dikirim langsung tanpa memerlukan pihak ketiga atau perantara sehingga menjadikannya sebagai instrumen yang nyaman dalam menjembatani dua mata uang dengan cepat dan efisien. Tujuan utama XRP adalah menjadi mediator pertukaran mata uang (currency exchange).

Jika masyarakat tidak dapat membeli atau memiliki bagian dari bisnis Ripple, maka masyarakat dapat membeli XRP yang notabene merupakan coin crypto yang diterbitkan Ripple Labs. Koin XRP dapat diperjualbelikan di platform crypto atau crypto exchange – tempat terjadinya transaksi jual beli berbagai mata uang kripto. Jadi, penting untuk dicatat perbedaan antara Ripple dan XRP dalam konteks ini.

Cara Kerja XRP

Buku besar XRP atau XRP ledger menggunakan teknologi buku besar terdistribusi/distributed ledger technology (bukan teknologi blockchain) untuk mendukung transfer token yang mewakili mata uang fiat, cryptocurrency, atau unit nilai lainnya. Karena protokolnya sepenuhnya terbuka, siapa pun dapat mengakses tanpa persetujuan sebelumnya dari Ripple Labs. Ini memungkinkan pelaku bank dan non-bank untuk memasukkan protokol Ripple ke dalam sistem mereka sendiri.

Validasi Transaksi XRP

Buku besar (ledger) dikelola oleh berbagai peserta independen dari Komunitas XRP global. Setiap transaksi XRP membutuhkan persetujuan dari node validator independen. Perjanjian ini – disebut sebagai konsensus (kesepakatan bersama) – berfungsi sebagai penyelesaian akhir dan tidak dapat diubah.

Ledger mencapai konsensus pada semua transaksi setiap 3 hingga 5 detik (rata-rata di bawah 4 detik), di mana buku besar baru diterbitkan. Setiap orang memiliki kemampuan untuk menjadi validator, dan validator aktif di buku besar yang sekarang termasuk universitas, bursa dan lembaga keuangan. Saat ini terdapat 36 validator, dengan Ripple Labs yang menjalankan 6 node (menyumbang 16% dari jaringan).

Siapa Pendiri Ripple?

Iterasi pertama dari protokol dibuat pada tahun 2004. Pada tahap ini – jauh sebelum Bitcoin dimulai –  proyek tidak memiliki banyak kesamaan dengan cryptocurrency seperti yang dikenal sekarang. Sejarah Ripple sebenarnya dimulai pada tahun 2013. Saat itu, Jed McCaleb, pencipta jaringan eDonkey, mengundang banyak investor kelas dunia untuk berinvestasi dalam pembuatan Ripple Labs.

Ripple Labs didirikan oleh Chris Larsen dan Jed McCaleb. Larsen sendiri merupakan seorang eksekutif bisnis dan aktivis privasi dan termasuk salah satu orang terkaya dalam cryptocurrency. Sedangkan McCaleb merupakan seorang pengusaha dan programmer terkenal yang terlibat dalam mendirikan beberapa proyek besar cryptocurrency, termasuk Ripple, Stellar, eDonkey, serta pertukaran crypto terbesar di dunia pada saat itu, Mt. gox.

Keunikan XRP

XRP pada awalnya dirancang untuk memiliki transaksi yang jauh lebih cepat dan lebih murah daripada mata uang kripto/cryptocurrency lainnya sehingga lebih cocok untuk pembayaran sehari-hari. Namun, cara ini jarang digunakan karena pengembangnya mengalihkan fokus ke penggunaan XRP secara institusional. Kemampuannya untuk ditukar dengan mata uang apa pun atau berharga (seperti emas) dengan komisi minimal terpadu adalah keuntungan besar yang ditawarkan XRP.

Value dari XRP

Value XRP bisa diperoleh dari berbagai faktor, tetapi sebagian besar dari kemampuan Ripple untuk bekerja dengan institusi. Selain itu, proses yang cepat dan hemat biaya saat ditukar dengan mata uang atau aset apa pun (yang bernilai setara) juga menjadi nilai plus dari XRP.

Pengamanan Jaringan Ripple

Perbedaan antara XRP dan Bitcoin dapat disimpulkan sebagai perbedaan antara perusahaan dan ekonomi. Pasokan Bitcoin dikeluarkan melalui proses penambangan (mining) pada tingkat yang telah ditentukan oleh algoritma matematika. Transaksi diproses di industri pertambangan terdesentralisasi, dan pasokan XRP dikeluarkan oleh perusahaan pada tingkat yang telah ditentukan oleh para eksekutifnya – sementara transaksinya diproses oleh komite pemangku kepentingan yang telah disetujui sebelumnya. Ini menjadikannya pilihan yang sempurna bagi yang memahami kekurangan dari mekanisme perbankan tradisional, tetapi tidak sepenuhnya memahami desentralisasi.

Penggunaan XRP

Banyak yang masih bertanya tentang bagaimana cara menggunakan XRP. Tujuan utama XRP sebagai pertukaran dan transfer bank internasional memang cukup terbelakang saat ini – mata uang digital diterima oleh setidaknya 4.500 pedagang di seluruh dunia.

Data Teknis XRP

Berapa jumlah koin XRP yang beredar? Saat ini XRP memiliki 45.404 miliar token yang beredar, sementara total pasokannya berjumlah 100 miliar token XRP. Padahal, Ripple Labs awalnya memiliki 55 miliar token XRP dengan kemampuan menjual 1 miliar per bulan.

Berapa harga XRP sekarang? Hari ini harga XRP berada di level $0,86 atau dalam rupiah setara Rp12.500 per keping.

Apakah XRP terdesentralisasi? Secara spesifika tidak. XRP hanya terdesentralisasi dalam hal cara kerja validatornya saja. Hanya saja, fakta bahwa validator ini harus disetujui oleh satu entitas mengurangi desentralisasi jaringan secara keseluruhan.

Apakah XRP adalah blockchain? Tentu saja tidak. XRP adalah buku besar terdistribusi (distributed ledger), tetapi bukan blockchain.

Cara Memilih Dompet XRP (XRP Wallet)

Saat kamu membeli Ripple (XRP), aset digital tersebut akan disimpan di dalam wadah penyimpanan – disebut sebagai dompet (wallet). Sekarang sudah banyak tersedia berbagai macam crypto wallet termasuk Ripple wallet – yang menawarkan kelebihan tertentu, tetapi juga tidak sempurna. Pertama, dompet jenis hardware wallet alias cold wallet – beroperasi sebagai penyimpanan offline. Cold wallet dianggap paling aman untuk menyimpan berbagai token crypto, termasuk XRP. Namun, ini membutuhkan biaya lebih besar dan disarankan dipakai untuk menyimpan coin crypto XRP dalam jumlah besar serta untuk pengguna yang berpengalaman.

Opsi kedua, software wallet – memberikan akses lebih mudah dan juga gratis serta support untuk berbagai perangkat, termasuk smartphone dan desktop. Software wallet cocok untuk pengguna pemula dan menyimpan koin crypto XRP dalam jumlah kecil. Alternatif ketiga, online wallet alias hot wallet – menawarkan keunggulan akses mudah, fleksibilitas, dan support untuk smartphone dan PC. Hot wallet disarankan untuk menyimpan koin dalam jumlah relatif sedikit dan untuk penggunaan (transaksi) sering. Pastikan untuk memilih platform crypto wallet terpercaya dan kredibel.

Cara Beli XRP

Sebagaimana dijelaskan, XRP sendiri adalah token crypto yang dikelola oleh Ripple Labs. Kamu bisa dengan bebas membeli koin XRP melalui platform crypto yang menyediakan XRP. Untuk memulai investasi di crypto – seperti membeli token XRP – kamu harus melakukan setidaknya empat (4) langkah. Pertama, memilih platform crypto terbaik – contoh yang paling populer seperti Binance, eToro, Coinbase, Kraken, Tokocrypto, Rekeningku, Pintu, dan Indodax.

Kedua, proses registrasi (sign up) via platform tersebut – biasanya bisa diakses secara online baik via mobile app maupun web browser. Ketiga, setoran uang (deposit) – jumlah uang deposit tergantung kebijakan masing-masing platform. Terakhir, proses pembelian – juga melalui platform tersebut – kamu bisa mencari menu “buy” untuk proses beli XRP dan menu “sell” untuk jual XRP.

Simpulan

XRP adalah mata uang digital untuk orang-orang yang percaya bahwa modernisasi perbankan tradisional diperlukan, tetapi tidak sejauh yang diusulkan cryptocurrency lainnya. Nilai XRP berasal dari kecepatan pemrosesan dan daya tariknya bagi institusi, dan ini adalah jalan tengah antara keuangan tradisional dan keuangan terdesentralisasi. XRP dianggap sebagai salah satu aset digital paling potensial sehingga kalangan investor crypto banyak yang mengoleksi koin ini. Apakah kamu ingin mengambil bagian juga? Ambil keputusan dengan matang dan lakukan dengan perhitungan yang tepat. Sekian review Ripple atau XRP kali ini. Semoga menambah wawasan kamu, ya.

error: Content is protected !!