Review Polkadot (DOT) 2021

Salah satu aset kripto atau cryptocurrency terbaik 2021 yaitu Polkadot. Saat ini, Polkadot bisa dikatakan telah menguasai pasar crypto, memberikan blockchain web3 terdesentralisasi. Tak heran Polkadot dianggap punya prospek bagus dan cerah. Melalui token aslinya, DOT, membuat Polkadot semakin kuat mengokohkan dirinya di antara sepuluh aset digital teratas berdasarkan nilai kapitalisasi pasar (market cap).

Desain revolusioner ala Polkadot menawarkan solusi untuk masalah skalabilitas yang telah menghambat blockchain lain –  masalah yang mengakibatkan jaringan tersumbat dan biaya transaksi tinggi. Koin Polkadot (DOT) yang diperdagangkan di bursa kripto atau crypto exchange cukup menarik perhatian investor kripto. Saat ini, harga DOT berada di level $14,9 atau dalam rupiah setara Rp 217 ribu per keping. Tertarik mengenal Polkadot (DOT) lebih jauh? Berikut penyajian materi review Polkadot (DOT).

Apa Itu Polkadot (DOT)?

crypto Polkadot DOT

Polkadot adalah jaringan multi-rantai (multi-chain) yang dapat diskalakan, aman, dan terdesentralisasi untuk web berikutnya. Polkadot dibangun menggunakan Substrate – sebuah kerangka kerja (framework) yang memungkinkan pembuatan blockchain secara kompatibel dan dirancang secara khusus, terdiri dari komponen spesifik atau yang dibuat sebelumnya.

Polkadot berusaha mengaktifkan web terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk memegang kendali, memberikan protokol interoperabilitas yang menggunakan segmen, atau pecahan, untuk menskalakan jaringan. Itu dapat menghubungkan rantai pribadi (private chains), jaringan publik (public network), dan oracle – memberikan fasilitas berupa web baru di mana blockchain independen dapat bertukar data dan transaksi dengan proses yang tidak membutuhkan kepercayaan. Maksudnya, pengguna tidak perlu menaruh kepercayaan pada otoritas atau entitas tertentu, kecuali pada kebenaran matematis yang diwujudkan dalam bentuk kode (code).

DOT adalah mata uang kripto atau koin atau token asli dari jaringan Polkadot, unit terkecil yang disebut Planck. DOT memfasilitasi akses pembayaran, tata kelola jaringan, staking, rewards, biaya transaksi, dan proses lainnya – token DOT dikunci sebagai bagian untuk menghubungkan rantai baru ke jaringan Polkadot atau mengambil peran alternatif dalam ekosistem.

Tidak seperti kebanyakan cryptocurrency lainnya, DOT tidak terbatas dalam persediaan (pasokan). Ini dirancang khusus untuk memberikan insentif/rewards kepada jaringan, lalu secara dinamis menyesuaikan dengan tingkat partisipasi pengguna yang dipertaruhkan, meningkat hingga 10% per tahun.

Cara Kerja Polkadot

Polkadot memungkinkan dana (uang) dikirim dari satu dompet digital ke dompet digital lainnya dengan menggunakan sistem kriptografi private dan public key. Hash dari kunci publik (public key) adalah alamat yang diberikan pengguna untuk menerima dana, sedangkan kunci privat (private key) berperan seperti kata sandi (password) yang mengotorisasi dan menyiarkan transaksi ke jaringan. Lebih kurang setiap enam detik, transaksi yang tertunda akan dikonfirmasi ke dalam satu blok transaksi, dan blok tersebut bersama-sama membentuk blockchain Polkadot.

Polkadot menawarkan lebih dari hanya sekadar pengiriman dan penerimaan dana. Lebih luas, Polkadot adalah jaringan multi-rantai sharded, dikoordinasikan oleh Relay Chain pusat sehingga memungkinkan data dan transaksi diproses pada beberapa rantai secara paralel, dikenal sebagai Parachains. Arsitektur sharded Polkadot mampu memecah jaringan menjadi segmen-segmen individual, atau shard. Ini meningkatkan throughput transaksi yang memungkinkannya diproses secara paralel pada setiap pecahan daripada secara berurutan di seluruh jaringan seperti blockchain generasi lama.

Beberapa Parachains, oleh karena itu, dapat dihubungkan ke Polkadot, memperoleh keamanan dari seluruh jaringan – yang secara signifikan meningkatkan skalabilitas, fungsionalitas lintas-rantai, interoperabilitas, menghapus kemacetan, biaya tinggi, dan ketidakcocokan blockchains lama. Polkadot dapat mengelola peningkatan tersebut secara otomatis tanpa garpu keras atau hard fork, dengan memanfaatkan sistem tata kelola (governance) yang dikelola oleh pemegang token asli DOT.

Untuk mengoordinasikan jaringan, Polkadot mengadopsi mekanisme konsensus Nominated Proof-of-Stake (NPoS), dan memberikan penghargaan/rewards kepada pengguna untuk mengunci token DOT dalam proses yang juga dikenal sebagai staking, daripada insentif hadiah penambangan (mining) yang ditawarkan di blockchain Proof-of-Work seperti yang dilakukan Bitcoin .

Stakers yang tertarik untuk memelihara keseluruhan jaringan dapat menjalankan Validator node, Collators dalam Polkadot memelihara Parachain nodes, Fisherman nodes mengamankan jaringan, dan pemegang DOT dapat mempertaruhkan/staking token untuk berpartisipasi sebagai Nominator, memilih untuk mencadangkan hingga 16 Validator sebagai kandidat tepercaya dengan stake-nya. Validator kemudian akan menghasilkan blok baru, memvalidasi blok Parachain, dan menjamin finalitas. Pembahasan lebih rinci nanti akan kita dibahas.

Siapa Pendiri Polkadot?

Menjadi proyek terbaik dan unggul dari Web3 Foundation, Polkadot didirikan bersama oleh Gavin Wood, juga menjadi salah satu pendiri asli Ethereum sekaligus mantan CTO Ethereum Foundation – yang membantu mengembangkan bahasa pemrograman Solidity Ethereum. Selain itu, Wood juga CEO Parity Technologies, perusahaan infrastruktur blockchain yang bertugas mengembangkan Parity Ethereum, salah satu klien Ethereum yang paling populer digunakan di jaringan.

Di saat yang sama, Wood bekerja pada pengembangan Polkadot dan Substrat. Wood bergabung sebagai salah satu pendiri Polkadot bersama Thiel Fellow Robert Habermeier dan Peter Czaban, juga menjadi Direktur Teknologi dari Web3 Foundation.

Whitepaper asli Polkadot dirilis pada tahun 2016. Setelah penggalangan dana (fundraise) yang sukses setahun kemudian senilai $145 juta, Polkadot akhirnya ditayangkan dengan initial mainnet pada bulan Mei 2020. Selama fase Proof-of-Authority (PoA) pertama ini, tata kelola jaringan dikelola oleh Web3 Foundation sementara itu Validator mulai bergabung dengan jaringan untuk ikut berpartisipasi dalam konsensus. Kemudian fase Nominated Proof of Stake (NPoS) kedua diluncurkan pada bulan Juni 2020 setelah Polkadot memiliki sejumlah besar Validator terdesentralisasi di jaringan.

Pada saat ini, tata kelola telah beralih ke pemegang token DOT, tidak lagi di bawah kendali entitas terpusat, tindakan pertama yang memungkinkan pendaftaran DOT exchange dan wallet support. Redenominasi token DOT lalu terjadi pada rasio 1:100, bertepatan dengan peningkatan tinggi yang melihat DOT mampu menduduki top 10 cryptocurrency teratas berdasarkan nilai kapitalisasi pasar untuk pertama kalinya, hingga saat ini masih bertahan.

Peluncuran mainnet dibangun di atas keberhasilan rilis alpha dari jaringan saudaranya – disebut Kusama – pada tahun 2019, yang digambarkan sebagai canary network dan tempat pembuktian langsung untuk teknologi dan fungsionalitas Polkadot, termasuk token asli KSM. Testnet Parachain Polkadot, Rococo, lalu diperkenalkan pada tahun 2020 sebagai sebuah langkah signifikan menuju penerapan fungsionalitas Parachain.

Saat ini Polkadot bergerak ke tahap berikutnya dari pengembangan infrastruktur inti termasuk Parachains auction rollout, Parathreads, dan pengiriman pesan lintas rantai (cross-chain). Itu kemudian akan menjadi Relay Chain yang berfungsi penuh untuk memberikan keamanan via NPoS dan mengoordinasikan sistem secara menyeluruh, termasuk Parachains.

Keunikan Polkadot

Polkadot unik di antara solusi blockchain terkemuka lainnya khususnya dalam memberikan skalabilitas melalui sharding, keamanan gabungan dari rantai relai pusat dan konsensus yang mudah disesuaikan, dan interoperabilitas jaringan multi-rantai. Pemrosesan paralel yang diraih dengan mengeksekusi transaksi dalam pecahan terpisah secara dramatis meningkatkan throughput, dan fungsionalitas lintas rantai memungkinkan terjadinya transfer jenis data atau aset apa pun antar shards.

Polkadot juga menghapus gesekan untuk proyek, menyediakan kompatibilitas dengan platform yang ada seperti Ethereum, tanpa harus memilih satu jaringan blockchain yang terisolasi di atas yang lain, dengan tata kelola komunitas yang jelas dan peningkatan otomatis.

Karena Polkadot dibangun dengan framework blockchain Substrat, proyek lain yang menggunakan Substrat dapat menyebarkan rantai khusus dengan mudah dan cepaat yang berjalan secara native di Polkadot. Artinya, siapa pun dapat mulai bekerja di blockchain memakai kerangka kerja sebelum mereka siap untuk menerapkannya di jaringan.

Alih-alih menjadi “pembunuh Ethereum” yang juga kadang-kadang diberi label, potensi Polkadot sebenarnya terletak pada melengkapi blockchain yang sudah ada, daripada bersaing dengan mereka. merupakan sesuatu yang telah diakui oleh lebih dari 350 proyek di ekosistemnya, membangun smart contract, keuangan terdesentralisasi (DeFi), oracle, digital collectibles (NFTs), game, dan solusi lainnya, paling utama termasuk Chainlink dan 0x Protocol.

Polkadot sebenarnya bukan platform kontrak pintar (smart contract). Sebagai gantinya, ini menyediakan infrastruktur untuk developers aplikasi terdesentralisasi (DApps) untuk mengintegrasikan smart contract di seluruh jaringan yang kemudian dapat dioperasikan dengan fungsionalitas luas, menyaksikan peningkatan terbesar dalam developers aktif dari protokol utama sebagai hasilnya.

Value dari Polkadot

Lebih dari 13% per tahun dengan nilai taruhan (staked value) lebih dari $20 miliar. Ini memiliki nilai kapitalisasi pasar lebih dari $30 miliar, dan lebih dari 50% token yang memenuhi syarat dipertaruhkan. Dengan staking DOT, setiap pengguna dapat mengimbangi tingkat inflasi daripada hanya memegang dan menghasilkan return tahunan atas investasi mereka, selain dari apresiasi modal. DOT juga memberikan peserta kemampuan untuk hak voting pada peningkatan jaringan dan rangkaian fitur di masa depan, sebanding dengan jumlah koin DOT yang mereka pertaruhkan (staking).

Skalabilitas, interoperabilitas, dan fungsionalitas cross chain Polkadot telah menarik lebih banyak proyek termasuk cross-chain DeFi Hub Acala dan platform stablecoin; Moonbeam’s smart contract Parachain memungkinkan developers untuk menggunakan Ethereum DApps yang ada di Polkadot; teknologi oracle Chainlink, dan platform pertukaran terdesentralisasi Polkastarter, dalam peningkatan jumlah kasus penggunaan yang digiring ke ekosistem Polkadot. Ini memberikan kontribusi pada nilai dan utilitas jaringan dan token DOT yang dibutuhkan untuk membangun, mengamankan, atau berinteraksi dengan Polkadot Parachains dari waktu ke waktu.

Data Teknis Polkadot (DOT)

Berapa jumlah koin Polkadot (DOT) yang beredar? DOT memiliki persediaan (pasokan) saat ini sekitar 1 miliar token setelah pemungutan suara community governance pada tahun 2020 untuk mendenominasikan kembali pada rasio 1:100 dari 10 juta token di genesis, untuk menghindari desimal kecil dan membuat perhitungan menjadi jauh lebih mudah.

Karena kebijakan moneter inflasi Polkadot, jumlah token diekspektasikan meningkat 10% per tahun, dengan Validator rewards tergantung pada tingkat taruhan (staking rate), sisanya akan masuk ke perbendaharaan jaringan bersama dengan biaya transaksi untuk menyesuaikan insentif secara dinamis untuk berpartisipasi dalam taruhan.

Blockchain Polkadot

Arsitektur Polkadot dikoordinasikan oleh Relay Chain pusat, yang menghubungkan Parachains, Parathreads, dan Bridges. Relay Chain adalah “layer 0” dari Polkadot – yang menangani konsensus, keamanan, dan interoperabilitas cross-chain. Ini mengelola sejumlah kecil jenis transaksi termasuk mekanisme governance, lelang dan sewa slot Parachain, dan proses staking. Relay Chain memiliki fungsionalitas minimal, mengoordinasikan sistem secara komprehensif sebagai lapisan pusat atau dasar sambil juga mendelegasikan fitur yang lebih spesifik ke Parachains melalui implementasi yang berbeda.

Parachains adalah pecahan khusus dalam arsitektur Polkadot yang terkoneksi ke hub Relay Chain pusat atau the central Relay Chain hub. Pecahan tersebut memungkinkan proses transaksi secara paralel, memecahkan masalah skalabilitas dan mampu menangani sebagian besar komputasi di jaringan. Umumnya, Parachains adalah blockchain yang dioptimasi untuk kasus penggunaan tertentu. Mereka menyewakan slot koneksi khusus ke Relay Chain, lalu memvalidasi Parachains untuk mempertahankan konsensus di semua ekosistem, berbagi keamanan semua jaringan, dan berkomunikasi dengan Parachains lain dengan menggunakan Cross-chain Message Parsing (XCMP).

Parathreads memberikan alternatif untuk Parachains, untuk berpartisipasi sementara dalam jaringan berdasarkan block by block. Ini memungkinkan protokol untuk mengakses keamanan Polkadot tanpa membutuhkan komitmen waktu dan biaya untuk menyewa slot khusus. Termasuk juga membantu skala jaringan lebih lanjut, yang memungkinkan sumber daya langka dari slot Parachain dapat dibagikan di antara Parathreads yang bersaing sesuai kebutuhan.

Bridge lebih jauh memperluas skalabilitas dan interoperabilitas, memungkinkan kompatibilitas dengan ekosistem Polkadot dan memungkinkan Parachains untuk berkomunikasi tanpa “kepercayaan” dengan blockchain eksternal.

Data Teknis lainnya

Pengembangan Polkadot juga terdesentralisasi, yang diatur oleh komunitas terdistribusi dari pemegang token DOT, Dewan, dan Komite Teknis. Untuk menciptakan perubahan pada jaringan, idenya adalah dengan menggabungkan pemegang token DOT dan Dewan untuk mengelola keputusan peningkatan jaringan.

Pemegang token DOT aktif bisa memberikan usulan referendum tentang perubahan jaringan dengan mengikat token mereka (baca: menyetorkan jumlah minimum ke proposal) pada periode tertentu dan memberikan hak suara (voting) pada proposal orang lain. Proposal yang mengumpulkan jumlah dukungan ikatan paling tinggi akan dipilih terlebih dahulu pada siklus pemungutan suara berikutnya. Kemudian, token tidak terikat setelah proposal diajukan ke pemungutan suara.

Dewan adalah entitas on-chain – dipilih oleh pemegang token DOT – yang bertanggung jawab untuk mengusulkan dan menentukan perubahan yang akan dilakukan. Ini juga mengelola treasury pengembangan dari biaya jaringan yang telah dikumpulkan dan memberikan representasi bagi pemegang DOT pasif dalam ekosistem. Proposal anggota Dewan perlu lebih sedikit suara untuk disetujui daripada yang diajukan oleh pemegang DOT biasa.

Panitia Teknis kemudian terdiri dari tim developers yang sedang membangun jaringan Polkadot. Mereka, bersama dengan Dewan, dapat membuat proposal khusus dalam kondisi darurat dengan waktu pemberlakuan yang dipercepat dan dipilih oleh anggota Dewan. Apapun proposal yang dibuat oleh pemegang DOT publik atau Dewan, tetap harus melalui referendum untuk mengizinkan semua pemegang DOT, ditimbang berdasarkan saham, dan membuat keputusan akhir.

Pengamanan Jaringan Polkadot

Polkadot mengadopsi NPoS (Nominated Proof-of-Stake) sebagai mekanisme konsensus, dirancang dengan peran Validator, Collator, Fisherman, dan Nominator untuk memaksimalkan keamanan rantai. Validator mengamankan jaringan dengan staking DOT untuk menjalankan node validasi dan melakukan verifikasi secara penuh dari Relay Chain. Selain itu, Validator juga melakukan validasi Parachains dan berpartisipasi dalam konsensus dengan Validator lain untuk menggapai kesepakatan tentang status jaringan bersama yang sesungguhnya, menolak transaksi tidak valid. Mereka menambahkan blok baru (new block) ke Relay Chain dan, dengan ekstensi, semua Parachains berbagi keamanannya, menerima insentif sebagai imbalannya.

Jaringan Polkadot memberikan hadiah validasi kepada semua Validator secara merata, terlepas dari taruhannya. Hadiah staking lalu didistribusikan secara pro rata ke semua stakers setelah pembayaran Validator dikurangi, memberikan insentif kepada serangkaian Validator yang lebih seimbang. Collator mempertahankan riwayat node lengkap untuk Relay Chain dan node penuh untuk Parachain khusus mereka. Collator menggabungkan transaksi Parachain untuk menghasilkan kandidat blok Parachain baru bagi Validator untuk divalidasi dalam status bersama jaringan Polkadot. Collator tidak dapat melanjutkan membangun blok pada Parachain sampai kandidat blok yang mereka usulkan ke Validator Rantai Relay telah divalidasi.

Collator juga menjadi kunci dari pesan lintas rantai XCMP. Dengan menjadi node penuh dari Relay Chain, mereka saling menyadari satu sama lain sebagai rekanan. Ini memungkinkan mereka untuk mengirim pesan dari Parachain A ke Parachain B.

Fisherman adalah simpul penuh Parachains, sama seperti Collator, tetapi melakukan peran pengamanan yang berbeda, memantau proses Collator untuk transaksi yang tidak valid dan melaporkannya ke Validator. Jika terbukti benar tentang sebuah laporan, mereka diberi penghargaan tetapi berisiko kehilangan peran yang dibutuhkan di Relay Chain jika mereka salah.

Terakhir, Nominator adalah pemegang token DOT aktif yang tidak ingin menanggung biaya dan tanggung jawab peran lain di dalam jaringan tetapi tetap membantu dalam mengamankan Rantai Relay dengan staking DOT dan memilih Validator yang baik sebagai imbalan atas bagian dari hadiah taruhan . Hal ini mendorong peningkatan partisipasi dalam keamanan jaringan dan pemilihan Validator yang hati-hati – seolah-olah Validator bersikap tidak semestinya (seperti offline, menyerang jaringan, atau menjalankan software yang dimodifikasi). Validator dan Nominator akan dipotong, kehilangan persentase DOT yang dipertaruhkan.

Penggunaan DOT

Polkadot menawarkan berbagai utilitas untuk entitas dan individu secara beragam. Ini memungkinkan metode pembayaran alternatif terdesentralisasi tanpa perantara, memberikan kontrol lebih besar atas uang pengguna masing-masing. DOT juga dapat dipakai untuk spekulasi dan investasi, atau sebagai alternatif transfer internasional. Ini juga memberikan kontribusi pada sistem keuangan alternatif untuk ratusan juta orang yang punya akses ke smartphone tetapi tidak memiliki rekening bank.

Polkadot menyediakan platform yang interoperable, scalable, aman, dan terdesentralisasi yang menghilangkan masalah hambatan dari blockchains lama dan biaya transaksinya yang tinggi, membuka kasus penggunaan untuk proyek yang bekerja pada DeFi, oracle, NTFs, game, Internet of Thnings (IoT), privasi, game, solusi lintas rantai, dan sebagainya.

Polkadot Staking

Kamu mungkin memiliki akun DOT dan ingin memperoleh hadiah DOT dengan staking (mempertaruhkan). Kamu dapat melakukannya sebagai Validator, meskipun membutuhkan node yang berjalan 24/7. Dengan kata lain, ini hanya cocok untuk pengguna yang lebih berpengalaman dan mahir serta memiliki pengetahuan teknis dan persyaratan perangkat keras (hardware) untuk memeliharanya. Jika tidak, kamu masih bisa memperoleh DOT dengan menominasikan satu atau lebih Validator.

Dengan melakukan hal tersebut, kamu bisa menjadi Nominator untuk Validator pilihan kamu sendiri. Kamu harus memilih Validator secara hati-hati dan beranggapan seolah-olah mereka tidak berperilaku dengan benar, mereka akan dipotong dan kamu juga akan kehilangan beberapa DOT yang dipertaruhkan. Namun, jika mereka mengikuti aturan atau mekanisme jaringan, kamu dapat berbagi pro rata dalam imbalan taruhan yang mereka hasilkan.

Selama DOT dipertaruhkan dengan menominasikan Validator, mereka akan terikat (terkunci). Pengguna dapat menerima DOT baru di akun masing-masing tetapi pengguna tidak dapat mempertaruhkan sebagai Validator atau mentransfer DOT dari akunnya. Pengguna dapat juga membatalkan pencalonan kapan pun untuk berhenti mempertaruhkan dana. Namun, ada periode unbonding selama 28 hari di Polkadot sebelum dana dapat ditransfer setelah menerbitkan transaksi unbonding.

Staker dapat mengikat token DOT dan menominasikan Validator dengan memakai Polkadot-JS user interface, atau the Command-Line Interface, yang mana keduanya mungkin lebih cocok untuk pengguna berpengalaman dan lebih mahir. Sebagai alternatif, staker mungkin lebih nyaman untuk menggunakan platform staking yang akan mengelola proses staking untuk mereka, meskipun hadiahnya mungkin lebih sedikit daripada nominasi langsung.

Polkadot ATMs

ATM Crypto menyediakan kios fiat yang nyaman dan familier bagi pengguna untuk membeli dan menjual crypto dengan uang tunai atau kartu debit, dan menyediakan layanan tambahan untuk traders yang meng-hosting-nya di lokasi mereka. Beberapa mesin bersifat searah dan hanya menawarkan pembelian. Sedangkan yang lain beroperasi secara dua arah, juga memungkinkan penjualan crypto.

Karena Polkadot adalah bagian dari generasi baru pada aset digital, tidak semua ATM kripto menawarkan layanan DOT untuk saat ini, meskipun ada kemungkinan akan menambahkannya sebagai prioritas. Pelanggan dapat menggunakan dompet yang ada atau mengaturnya menggunakan ATM. Apakah kamu akan membeli atau menjual DOT, pastikan mendapatkan tanda terima dari mesin jika terjadi kendala atau masalah.

Meskipun menjadi pilihan yang lebih mahal dalam hal biaya dibandingkan dengan mekanisme online, dengan adanya sekitar 14.000 ATM kripto di seluruh penjuru dunia dan terus bertambah, persaingan dan adopsi berkelanjutan akan lambat laun akan menurunkan biaya dari waktu ke waktu.

Cara Memilih Polkadot Wallet

Dompet Polkadot atau Polkadot wallet adalah tempat untuk menyimpan coin crypto DOT pengguna. Banyak tersedia jenis dompet kripto terbaik saat ini yang dapat digunakan untuk mengamankan aset DOT pengguna. Namun, dompet crypto yang dipilih pastinya harus sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Opsi pertama, dompet perangkat keras atau hardwallet, disebut juga cold wallet. Ini menawarkan penyimpanan secara offline sehingga jauh lebih aman, misalnya dari peretasan. Hanya saja, opsi ini menjadi pilihan lebih mahal dan disarankan untuk pengguna berpengalaman yang menyimpan koin DOT dalam jumlah relatif besar.

Opsi kedua, dompet perangkat lunak atau software wallet – memberikan penggunaan lebih mudah bagi pengguna pemula. Namun, ini tidak lebih aman dari cold wallet sehingga disarankan untuk menyimpan coin DOT dalam jumlah lebih sedikit. Opsi terakhir yaitu online wallet atau hot wallet. Ini paling populer di antara jenis dompet kripto lainnya dan lebih banyak digunakan oleh kebanyakan investor atau trader cryptocurrency. Selain gratis dan akses penggunaan yang mudah, hot wallet juga cocok untuk pengguna yang aktif bertransaksi aset kripto, baik untuk pengguna pemula maupun berpengalaman. Ketika kamu beli cryptocurrency Polkadot (DOT) via platform crypto exchange, seperti Binance, Coinbase, eToro, Tokocrypto, Indodax, atau sejenisnya, mereka pasti menyediakan online wallet untuk pengguna.

Cara Beli Polkadot (DOT)

Ada berbagai opsi untuk memiliki Polkadot, salah satunya dengan pembelian. Pengguna dapat membeli di berbagai platform, namun yang paling umum yaitu beli crypto via penyedia layanan jual berli kripto atau lebih populer disebut crypto exchange. Di Indonesia, ada 13 perusahaan crypto exchange terdaftar di Bappebti, beberapa yang populer seperti Tokocrypto, Indodax, Rekeningku, Luno, Pintu, dan sebagainya. Namun, tentu saja crypto exchange asing (luar negeri) lebih banyak dipakai masyarakat di seluruh penjuru dunia. Beberapa yang populer seperti eToro, Coinbase, Binance, Huobi, Kraken, Bitfinex, Bittrex, dan sebagainya.

Proses atau cara beli Polkadot (DOT) via crypto exchange ada tiga (3) tahapan inti. Pertama, masyarakat memilih lalu mendaftar ke perusahaan crypto exchange, bisa secara online. Kedua, melakukan setoran uang deposit – nominal tergantung kebijakan masing-masing platform. Ini sebenarnya tidak terlalu pusing-pusing dipikirkan karena uang deposit akan menjadi modal kamu untuk investasi cryptocurrency DOT. Tahap ketiga, melakukan transaksi pembelian atau buy crypto DOT via platform tersebut. Nah, karena setiap platform crypto biasanya menyediakan online wallet, coin DOT yang telah dibeli kemudian akan tersimpan di wallet tersebut.

Simpulan

Desain revolusioner Polkadot memperkenalkan jaringan multi-rantai (multi-chain network), yang memecahkan masalah skalabilitas dan biaya tinggi yang selama ini telah menghambat generasi sebelumnya dari teknologi blockchain tanpa mengorbankan keamanan atau desentralisasi.

Blockchain generasi selanjutnya mampu menghadirkan web yang terdesentralisasi sepenuhnya, dikendalikan oleh basis penggunanya dari stakeholders yang diberi insentif, konsensus NPoS, dan tata kelola on-chain. Ini menghubungkan private chains, jaringan publik, oracles, dan aplikasi, yang memicu kasus penggunaan baru memakai pemrosesan paralel, keamanan gabungan, kerangka kerja yang kompatibel, pesan cross chain, dan konektivitas yang dijembatani.

Jauh dari menjadi “the next Ethereum,” atau “Ethereum killer,” atau pesaing jaringan lain, Polkadot justru menolak gagasan bahwa seharusnya hanya ada satu blockchain. Ini menawarkan era baru interoperabilitas lintas-rantai (cross-chain), melengkapi ekosistem crypto yang jauh lebih luas dengan mengadopsi arsitektur gaya hub dan spoke yang meningkatkan utilitas web3 daripada serangkaian protokol independen yang datang sebelumnya. Itu ditunjukkan dengan semakin banyak proyek dan developers membangun ekosistem Polkadot. Nah, inilah review Polkadot untuk mengenal Polkadot (DOT) lebih detail. Pada dasarnya, DOT adalah mata uang kripto dengan prospek bagus untuk investasi.

error: Content is protected !!