Platform Cryptocurrency Exchange Indonesia Terbaik 2021

Masyarakat Indonesia mulai tertarik melakukan trading dan investasi di cryptocurrency exhange untuk membeli berbagai jenis mata uang kripto, seperti Bitcoin (BTC), Dogecoin (DOGE), Ethereum (ETH), Litecoin (LTC), Cardano (ADA), Polkadot (DOT), atau crypto lainnya. Hal ini disebabkan oleh berbagai sentimen positif yang berdampak pada kenaikan harga cryptocurrency. Bahkan, ada beberapa jenis cryptocurrency yang harganya naik hingga ratusan persen dalam hitungan hari, misalnya Dogecoin (DOGE). Coba perhatikan grafik (chart) pergerakan harga Dogecoin di bawah ini.

Grafik Harga Dogecoin (DOGE)
Grafik Harga Dogecoin pada Cryptocurrency Exchange Binance oleh Tradingview

Seperti yang terlihat jelas bahwa pada akhir Januari 2021, tepatnya 28 – 29 Januari 2021, harga DOGE naik signifikan mencapai 800 persen. Sontak hal ini menghebohkan pasar (market) sehingga banyak pelaku pasar yang mencari tahu penyebab kenaikan drastis pada salah satu mata uang cryptocurrency tersebut. Tidak hanya pelaku pasar, masyarakat umum yang mendengar kabar tersebut juga tidak ingin ketinggalan berita (news).

Usut punya usut, ternyata keanikan harga Dogecoin disebabkan oleh cuitan atau postingan Elon Musk di twitter yang menampilkan cover bergambar @nj!ng dengan headline DOGUE. Hal itu seolah-olah mengacu pada DOGE.

Gambar Cuitan Elon Musk tentang Dogecoin (DOGE)

Tidak hanya itu, juga tersiar kabar bahwa pendiri mobil listrik Tesla (TSLA) tersebut juga ikut memborong Dogecoin dengan nominal yang belum dapat dipastikan.

Meskipun begitu, kenaikan harga Dogecoin tidak berjalan sendiri. Itu juga diikuti oleh sebagian besar mata uang kripto (cryptocurrency) lainnya, termasuk aset kripto yang paling populer yaitu Bitcoin. Pada 28 – 29 Januari 2021, mata uang internet tersebut juga naik sekitar 25%. Banyak pelaku pasar menganggap kenaikan harga pada sebagian besar cryptocurrency di awal tahun 2021 sebagai permulaan. Meskipun secara year-to-date harga Bitcoin sendiri sudah mengalami kenaikan yang cukup tinggi, yaitu mencapai 60%. Namun, melihat prospek mata uang digital yang dianggap cerah di masa depan, kenaikan tersebut dianggap belum seberapa.

Apakah kamu tertarik untuk membeli Bitcoin atau aset kripto lainnya? Nah, saat ini sudah banyak tersedia cryptocurrency exchange atau platform tempat jual beli crypto terbaik, baik yang disediakan perusahaan Indonesia maupun perusahaan asing, seperti Binance yang menjadi broker cryptocurrency dengan jumlah nilai dan volume transaksi harian tertinggi di dunia. Sebagian besar pelaku pasar menggunakan platform Binance untuk membeli cryptocurrency. Hanya saja, kekurangan aplikasi Binance yaitu proses deposit dan penarikan (withdraw) yang masih dianggap ribet oleh pemula.

Jangan khawatir, saat ini sudah tersedia perusahaan cryptocurrency exchange Indonesia yang menawarkan kemudahan akses, mulai dari pendaftaran hingga deposit dan penarikan. Selain itu, broker crypto Indonesia juga support untuk mata uang rupiah sehingga tidak perlu dilakukan konversi mata uang. Namun, sebelum lebih jauh mengenal platform crypto exchange Indonesia, ada baiknya kamu memahami secara ringkas apa itu cryptocurrency dan perusahaan crypto exchange.

Mengenal Apa Itu Cryptocurrency

Secara harfiah, pengertian cryptocurrency adalah mata uang kripto, juga dapat mengacu pada mata uang virtual/digital. Cryptocurrency dianggap sebagai mata uang yang aman untuk ditransaksikan karena menggunakan teknik kriptografi (cryptography) yang berlandaskan alogoritme matematika dalam proses mengubah data sehingga sulit untuk membongkarnya. Kriptografi juga dapat mengacu pada penyelidikan kode rahasia. Selain itu, mata uang digital tersebut juga menggunakan blockchain sehingga memudahkan dalam pencatatan data transaksi dan, juga dapat diakses oleh semua pengguna internet.

Penjelasan lengkap tentang cryptocurrency, mencakup definisi, cara kerja, kelebihan dan kelemahannya sudah dibahas di artikel sebelumnya. Silakan baca di sini: Materi Belajar Cryptocurrency Pemula.

Mengenal Cryptocurrency Exchange

Cryptocurrency exchange atau dalam bahasa Indonesia pertukaran mata uang kripto adalah suatu wadah untuk yang memungkinkan pelaku pasar untuk memperdagangkan mata uang digital, seperti cryptocurrency, uang fiat konvensional, dan atau mata uang digital lainnya. Exchange tersebut biasanya juga menerima bentuk pembayaran kartu kredit (credit card), transfer online atau wire transfer, atau metode pembayaran lain. Crypto exchange sendiri dianggap menjadi market maker yang mengambil bid-ask spread sebagai komisi transaksi atas penggunaan layanan atau, sebagai platform yang cocok, dengan hanya mengenakan biaya.

Pada intinya, perusahaan crypto exchange adalah broker atau perantara yang menjembatani pelaku pasar dalam memperdagangkan mata uang kripto. Meskipun begitu, ada beberapa broker yang tidak hanya menyediakan aset kripto, melainkan juga menyediakan aset keuangan lainnya, seperti saham, forex, ETFs, indeks, komoditas, dan contract for difference (CFD). Dengan kata lain, trader dan investor dapat melakukan berbagai jenis perdagangan hanya dalam satu platform. Hanya saja, karena perannya yang sangat vital, penting bagi pelaku pasar untuk memilih broker atau cryptocurrency exchange terbaik sehingga tidak terjebak oleh broker penipu yang saat ini merajalela.

Tips Memilih Platform Cryptocurrency Exchange Terbaik

Seperti yang telah dijelaskan, crypto exchange memiliki peran penting dalam kegiatan transaksi perdagangan mata uang digital. Ini merupakan tahap awal yang sangat krusial dan tidak boleh disepelekan. Bagaimanapun juga, kamu tidak sedang coba-coba atau main-main. Ini menyangkut aset atau uang yang diinvestasikan. Oleh karena itu, ada baiknya pemula memilih aplikasi exchange yang terbaik. Berikut beberapa tips memilih perusahaan cryptocurrency exchange.

1. Legalitas Exchange

Hal pertama yang wajib diperhatikan dalam memilih aplikasi tempat pertukaran mata uang kripto yaitu kredibilitas hukum atau legalitas perusahaan. Kredibilitas hukum merupakan sandaran bagi customer bila terjadi hal-hal yang tidak diharapkan. Dengan adanya legalitas hukum, customer dapat melaporkan ke otoritas resmi sehingga dapat dicarikan solusi. Bayangkan jika tiba-tiba uang kamu hilang yang disebabkan oleh kesalahan sistem dari broker atau exchange itu sendiri.

Bayangkan juga bila exchange tersebut ilegal, lantas bagaimana uang kamu bisa kembali? Kasus investasi bodong sering kali berakhir tragis, nasabah yang paling banyak dirugikan karena selain tertipu, uang investasi tidak kembali. Jadi, kamu harus selektif dalam memilih perusahaan cryptocurrency exchange. Di Indonesia sendiri, legalitas perusahaan exchange diterbitkan oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Data terbaru 2021, ada 13 perusahaan crypto exchange yang sudah mengantongi izin/legalitas.

  1. PT Indodax Nasional Indonesia
  2. PT Crypto Indonesia Berkat (Tokocrypto)
  3. PT Pintu Kemana Saja
  4. PT Rekeningku Dotcom Indonesia
  5. PT Upbit Exchange Indonesia
  6. PT Luna Indonesia Ltd
  7. PT Tiga Inti Utama
  8. PT Plutonext Digital Aset
  9. PT Zipmex Exchange Indonesia
  10. PT Bursa Kripto Prima
  11. PT Cipta Koin Digital
  12. PT Indonesia Digital Exchange
  13. PT Triniti Investama Berkat (Bitocto)

Tersiar kabar bahwa aset kripto dilarang, apa benar? Sebagai alat pembayaran, aset kripto atau cryptocurrency memang dilarang oleh BI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), namun diperbolehkan sebagai instrumen perdagangan/investasi. Perdagangan mata uang kripto sendiri masuk ke dalam sektor komoditi dan ditransaksikan di bursa berjangka. Bappebti sudah mengatur mekanisme perdagangan cryptocurrency Indonesia melalui Bappebti Nomor 5 Tahun 2019. Dengan demikian, kamu tidak perlu khawatir untuk investasi atau trading aset crypto.

2. Periksa Kredibilitas Founder atau Stakeholder Perusahaan

Tidak cukup hanya legalitas formal, penting juga untuk mengecek siapa di belakang perusahaan cryptocurrency exchange Indonesia tersebut. Dengan kata lain, apakah founder atau stakeholder perusahaan pernah terlibat kasus investasi bodong atau tidak. Ingatlah bahwa kredibilitas dan kepercayaan harganya mahal. Jadi wajar untuk mencurigai pihak yang pernah masuk daftar hitam. Sekali lagi, investasi mata uang kripto bukan main-main, ini menyangkut dana atau uang yang kamu percayakan kepada broker crypto.

3. Periksa Lalu Lintas (Traffic) dari Crypto Exhcange

Salah satu elemen yang tidak mudah dipalsukan yaitu lalu lintas visitor yang mengunjungi situs atau platform perusahaan cryptocurrency exchange tersebut. Cara paling umum mengecek traffic exchange tersebut yaitu melalui platform statistik visitor seperti alexa, ahref, similarweb, dan sebagainya. Selain itu, perhatikan juga keanehan traffic order book pada platform exchange tersebut. Bila order beli dan jual tipis-tipis, maka patut dicurigai bahwa hanya sedikit orang yang menggunakan platform tersebut. Namun, tetap berhati-hati dengan order beli dan jual yang tebal, bisa saja itu kamuflase agar terlihat banyak, padahal ada pihak yang bermain di belakangnya, yaitu market maker.

4. Periksa Sistem Keamanan Aplikasi Exchange

Sistem keamanan aplikasi tempat jual beli cryptocurrency juga wajib diperhatikan. Sebagai contoh, kamu dapat memeriksa apakah platform exchange tersebut menyediakan dompet virtual (wallet), khususnya cold wallet – tempat penyimpanan aset kripto secara offline (tidak terkoneksi internet). Dompet digital offline dianggap lebih aman dari peretasan. Sedangkan untuk dompet virtual online, disebut sebagai hot wallet. Tempat penyimpanan ini lebih berisiko terkena peretasan dibanding cold wallet.

5. Menyediakan Layanan Pelanggan

Customer service merupakan salah satu pertimbangan yang tidak dapat disepelekan. Hal ini berguna bila terjadi gangguan atau kendala di dalam perdagangan cryptocurrency. Dengan adanya customer service, permasalahan dan hambatan bisa lebih cepat terselesaikan. Biasanya, broker terbaik akan menyediakan customer service online yang aktif 24 jam. Mereka sangat berfokus pada kepuasan pelanggan.

6. Menyediakan Metode Pembayaran yang Mudah

Salah satu faktor penting yang tidak kalah penting yaitu metode pembayaran, seperti deposit dan penarikan (withdraw). Kamu dapat memilih exchange yang support untuk berbagai proses pembayaran, seperti wire transfer, paypal, credit card, atau bentuk pembayaran lain yang mudah diakses.

7. Biaya Transaksi

Fee transaksi atau spread umumnya juga menjadi bahan pertimbangan pelaku pasar, terlebih ritel. Biasanya, perusahaan cryptocurrency exchange Indonesia menetapkan spread atau biaya transaksi secara bervariasi. Namun secara umum, fee transaksi perdagangan cryptocurrency berkisar 0,01% – 1%. Biaya transaksi sebenarnya tidak terlalu berpengaruh asalkan tujuan beli crypto untuk investasi jangka panjang, bukan untuk trading jangka pendek.

Abaikan Ilmu “Kata Orang”

Salah satu “kelemahan” kita sebagai orang Indonesia yaitu belum mampu berpikir kritis dan bertindak mandiri. Sebagian dari kita lebih mengedepankan “emosional” terhadap segala sesuatu sehingga membuat logika tidak tersumbat. Hal inilah pintu awal (celah) masuknya penipuan atau investasi bodong. Salah satu tameng agar tidak terjebak penipuan dari broker exchange yaitu perbanyak literasi dan lakukan riset. Dengan begitu, kita bisa tahu mana yang legal dan ilegal.

Sudah tidak zamannya mengikuti kata orang tanpa melakukan verifikasi. Kami teringat kalimat ini, “jadi bodoh itu gratis, tapi ya jangan diborong semua”. Semoga hal ini menyadarkan kita betapa pentingnya banyak membaca referensi. Tanpa informasi dan ilmu pengetahuan yang cukup, kita akan menjadi mangsa empuk para penjahat. Oleh karena itu, waspada itu penting. Kami doakan semoga kamu bisa menemukan prusahaan cryptocurrency exchange Indonesia terbaik 2021. Good luck!

error: Content is protected !!