8 Investasi Online Terbaik 2021 – Aman dan Terpercaya

Berbicara investasi online terbaik 2021, terlebih dahulu perlu untuk memahami konsep investasi secara umum. Menurut KBBI, investasi adalah proses penanaman uang (modal) pada proyek atau perusahaan untuk memperoleh sejumlah profit atau keuntungan.

Pada dasarnya, investasi adalah bekal terbaik untuk kehidupan di masa depan – termasuk sebagai dana (aset) untuk kebutuhan masa tua ketika kamu telah pensiun (berada di usia tidak produktif). Investasi mungkin bisa membuat cepat kaya, mungkin juga tidak, tapi yang pasti bisa membuat aset bertumbuh.

Investasi adalah cara terbaik untuk meningkatkan kekayaan daripada hanya sekadar menyimpan atau menabung uang di bank. Investasi merupakan cara terbaik melawan inflasi. Kita memahami bahwa inflasi bisa menurunkan nilai mata uang. Tercatat, inflasi per tahun bisa mencapai 5 – 6 persen. Dengan kata lain, uang kamu akan berkurang nilainya sebesar 5 – 6 persen setiap tahun.

Saat ini, dengan kemajuan teknologi, akses menuju investasi jauh lebih mudah sehingga lahir konsep dan sistem investasi online. Produk investasi yang dahulu sulit dijangkau oleh masyarakat terpencil, dengan adanya teknologi dan akses internet, semua menjadi serba mudah.

Saat ini, ada banyak jenis produk investasi online terbaik 2021. Mulai dari investasi online syariah. Lalu, investasi online menguntungkan untuk jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Kemudian, investasi online dengan modal kecil, terpercaya, dan aman – resmi OJK dan Bappebti sebagai regulator yang juga menentukan mana investasi resmi dan investasi bodong. Pada kesempatan ini, kami akan membahas lebih detail tentang investasi online.

Apa Itu Investasi Online

investasi online terbaik untuk pemula

Memahami pengertian investasi online sangat penting sebelum kamu memulai berinvestasi. Pengetahuan yang cukup akan memandu kamu untuk mengambil keputusan lebih baik. Secara sederhana, definisi investasi online adalah proses menempatkan uang di pasar keuangan yang mana semua proses – mulai dari pendaftaran, deposit dana, pembelian, dan penjualan – dilakukan secara online dengan bantuan akses internet. Ini memungkinkan masyarakat untuk dapat memulai investasi tanpa berkunjung ke kantor penyedia layanan.

Perkembangan teknologi memang banyak memberikan akses kemudahan dalam banyak hal, salah satunya investasi. Keberadaan teknologi memungkinkan terjadinya percepatan petumbuhan investor karena mampu menjangkau masyarakat lebih luas, bahkan di daerah yang masih sangat tradisional atau bertumpu pada sistem konvensional.

Jika sebelumnya masyarakat memulai investasi harus mendatangi kantor broker atau pialang, sistem investasi online justru menciptakan “disrupsi” yang membuat akses untuk investasi jauh lebih mudah dan cepat. Pada intinya, investasi online akan membantu pemula untuk mewujudkan impian mereka dengan investasi tanpa ribet, modal kecil, dan menghapuskan biaya-biaya yang tidak perlu.

Cara Kerja Investasi Online

Secara umum, sistem atau cara investasi online sangat mudah untuk dipahami. Tahap pertama, masyarakat sebagai calon investor memilih penyedia layanan investasi – dalam hal ini pialang atau broker – agar dapat memulai investasi.

Broker adalah pihak yang menjembatani masyarakat calon investor untuk bertransaksi beli dan jual instrumen investasi tertentu. Masyarakat bisa memilih broker saham; broker cryptocurrency; broker forex; broker reksa dana (dalam hal ini disebut Manajer Investasi); broker asuransi; dan broker multiaset.

Tahap kedua, setelah memilih broker (penyedia layanan), masyarakat tinggal melakukan registrasi atau pendaftaran (sign up) secara online. Setiap broker biasanya menyediakan aplikasi atau platform investasi tertentu yang support untuk PC/desktop dan smartphone – tersedia untuk download di Playstore dan AppStore.

Tahap ketiga, proses deposit dana. Ini merupakan persyaratan umum dari broker agar akun pengguna aktif sehingga bisa segera memulai aktivitas trading online dan investasi online via platform yang disediakan.

Tahap terakhir, proses transaksi. Pada tahap ini, kamu sudah bisa melakukan transaksi beli (buy) dan jual (sell) untuk instrumen investasi tertentu: apakah itu saham, reksa dana, forex, crypto, CFD, dan aset lainnya.

Investasi Online Umumnya Menggunakan Perantara

Perlu digarisbawahi bahwa masyarakat calon investor tidak dapat berinvestasi online secara langsung, harus melalui perantara (dalam hal ini broker atau pialang atau platform penyedia layanan). Mereka akan memberikan fasilitas trading dan investasi berupa aplikasi atau platform tertentu sehingga aktivitas transaksi dapat dilakukan dengan mudah.

Setiap broker atau penyedia layanan akan memiliki platform atau aplikasi investasi online tersendiri dengan keunggulan dan kekurangan masing-masing. Masyarakat dapat memilih broker terbaik dan terpercaya sehingga sistem dan kegiatan investasi online dapat berlangsung dengan baik dan aman – terhindar dari broker penipu alias investasi bodong.

Investasi Online dan Regulator

Ada banyak sekali produk investasi online yang resmi dan terdaftar di lembaga resmi suatu negara. Di Indonesia sendiri, regulasi terkait produk investasi yang beredar diatur dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Kedua lembaga ini memiliki tugas, fungsi, dan wewenang berbeda. OJK adalah lembaga independen sebagai regulator yang berfokus pada sektor jasa keuangan, mencakup industri perbankan, sektor non bank alias industri keuangan non bank (IKNB), dan sektor pasar modal.

Sedangkan Bappebti adalah lembaga resmi pemerintah sebagai regulator untuk sektor perdagangan komoditas, mata uang kripto (cryptocurrency), valuta asing (valas) atau foreign exchange/forex, dan perdagangan berjangka. Bappebti berada di bawah Menteri Perdagangan.

Jenis Investasi Online

Seperti yang disinggung sebelumnya, produk investasi online terdiri dari berbagai jenis. Setiap jenis investasi online memiliki sistem dan cara kerja tersendiri serta diatur dan diawasi oleh lembaga tertentu. Di sini, invesnesia akan menyajikan 8 produk atau jenis investasi online terbaik 2021 yaitu:

  • sektor perbankan, terdiri dari (1) deposito
  • sektor pasar modal, terdiri dari (2) saham, (3) reksa dana, (4) obligasi
  • sektor industri keuangan non bank, terdiri dari (5) P2P lending
  • produk (6) mata uang kripto (cryptocurrency),
  • produk (7) foreign exchange (forex), dan
  • sektor komoditas, yaitu (8) emas.

A. Investasi Online Sektor Perbankan

Ada banyak produk bank yang dapat dijadikan sebagai instrumen investasi terbaik 2021, baik untuk jangka pendek, jangka menengah, maupun jangka panjang. Produk perbankan juga dapat dapat diakses secara online. Salah satu investasi online terbaik, aman, terpercaya, dan rendah risiko dari produk bank yaitu investasi deposito online.

#1. Investasi Deposito Online

Hampir sama seperti konsep deposito pada umumnya, hanya saja deposito online menawarkan proses yang dilakukan secara online. Pengertian deposito adalah sejumlah uang dari nasabah pemilik dana yang disimpan di rekening bank dalam jangka waktu tertentu, yang mana nasabah akan menerima pendapatan berupa bunga (interest) dengan rate tertentu sesuai kesepakatan.

Tenor deposito umumnya yaitu 1, 3, 6, dan 12 bulan. Namun, ada beberapa bank yang menawarkan opsi simpanan deposito hingga 24 bulan, seperti dua bank BUMN besar yaitu BNI dan Mandiri. Dengan kata lain, investasi deposito maksimal berjangka waktu 2 tahun sehingga dapat dikategorikan sebagai investasi online jangka pendek.

Setiap bank biasanya menawarkan tingkat suku bunga deposito secara bervariasi, namun tidak akan jauh melenceng dari tingkat suku bunga Bank Indonesia (BI rate) atau BI 7-Day Reverse Repo Rate. Selain itu, masing-masing bank juga akan menetapkan minimal setoran awal yang berbeda, baik untuk investasi deposito berjangka dalam rupiah maupun deposito dalam valuta asing (valas).

Apa kelebihan investasi deposito online?

Secara umum, kelebihan investasi online deposito yaitu proses pembukaan dan penutupan rekening yang relatif mudah dan cepat. Cara investasi deposito online hanya perlu beberapa tahapan, seperti melakukan pendaftaran (sign up), kemudian log in ke akun e-banking. Setelah itu, tinggal mengakses pilihan pembukaan deposito online dengan mengisi formulir beserta persyaratan dan kelengkapan berkas yang diminta.

Nantinya akan tersedia pilihan: jumlah uang (dana) yang didepositokan, tenor atau jangka waktu penyimpanan, dan opsi perpanjang manual atau otomatis. Setelah itu, dana nasabah akan disetor atau ditransfer pada rekening simpanan deposito. Nasabah juga bisa lho buka akun untuk beberapa deposito sekaligus. Jangan khawatir, investasi deposito online aman dan terpercaya, asalkan memilih bank yang bereputasi – baik untuk bank syariah maupun bank konvensional.

Apa kekurangan investasi deposito online?

Meskipun memberikan kemudahan dalam banyak hal, investasi deposito online juga tidak luput dari kelemahan. Misalnya, tidak semua bank support untuk layanan deposito online, khusus untuk bank tertentu saja. Kemudian, rentan terjadi kesalahpahaman – khususnya dalam memaknai istilah dalam dunia perbankan.

Karena proses investasi dilakukan secara online via e-banking, tentu saja tidak ada layanan customer service seperti pada proses konvensional. Jadi, nasabah perlu memahami berbagai istilah di dunia perbankan, khususnya yang berkaitan dalam proses deposito online.

Selain itu, kekurangan deposito online mungkin rentan terhadap risiko kejahatan dunia maya atau cyber crime, seperti phisingpencurian data pribadi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Lalu, risiko pembobolan rekening, masalah teknis jaringan, dan lainnya.

B. Investasi Online Sektor Pasar Modal

Investasi di pasar modal adalah opsi yang paling banyak dipilih oleh investor karena memberikan return menarik. Ada banyak produk pasar modal yang sangat menjanjikan dan sebagian besar dapat diakses secara online. Tak heran, investasi online di pasar modal menjadi pilihan terbaik 2021. Untuk produk atau instrumen pasar modal, yang menjadi regulator adalah Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Lalu, apa saja instrumen pasar modal yang menarik dijadikan instrumen investasi online yang menguntungkan?

#2. Investasi Saham Online

Investasi saham merupakan salah satu instrumen investasi online terbaik 2021. Saham adalah bukti kepemilihan terhadap suatu emiten atau perusahaan. Untuk dapat menjadi bagian dari kepemilikan saham suatu perusahaan, masyarakat dapat berinvestasi di saham go public – saham perusahaan Tbk yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Proses investasi saham dapat dilakukan secara online, yaitu melalui perantara broker saham alias perusahaan sekuritas.

Nantinya, perusahaan sekuritas akan menyediakan platform atau aplikasi trading saham yang memungkinkan trader dan investor untuk bertransaksi beli dan jual saham online tanpa ribet. Memulai investasi saham online hanya butuh modal kecil, yaitu mulai dari Rp 100 ribu. Masyarakat akan berpotensi meraih keuntungan atau profit atau return dalam dua jenis, yaitu capital gain dan dividen.

Untuk menghasilkan profit maksimal dari investasi saham, pastikan memahami artikel berikut ini.

#3. Investasi Reksa Dana Online

Reksa dana atau mutual funds adalah suatu wadah berkumpulnya uang (dana) dari masyarakat pemodal, yang kemudian sekumpulan dana tersebut dikelola oleh Manajer Investasi (MI) untuk diinvestasikan kembali ke berbagai surat berharga (efek). Sama seperti saham, investasi reksa dana dapat dilakukan secara online.

Jika investasi saham online dilakukan via broker saham (sekuritas), investasi reksa dana online dilakukan via perantara Manajer Investasi. Artinya, sama-sama melalui perantara. Setiap perusahaan Manajer Investasi biasanya juga menyediakan platform atau aplikasi reksa dana online tersendiri. Investasi reksa dana online termasuk instrumen rendah risiko, apalagi untuk jenis reksa dana pasar uang dan reksa dana pendapatan tetap.

Selain itu, investasi reksa dana online juga dapat dilakukan melalui Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang terdaftar di OJK, seperti Bareksa dan Bibit. Masyarakat juga bisa membeli reksa dana secara online melalui marketplace, seperti Bukalapak (BukaReksa) dan Tokopedia. Investasi reksa dana online dapat dimulai dengan modal minim, yaitu Rp 10 ribu. Untuk memperoleh profit maksimal, modal yang diperlukan juga harus optimal.

Artikel terkait:

#4. Investasi Obligasi Online

Obligasi adalah surat utang dengan tenor atau jangka waktu di atas satu tahun yang diterbitkan oleh penerbit (peminjam dana) kepada pemegang obligasi (pemodal/pemilik dana). Di dalam obligasi atau surat utang tersebut tertera informasi detail tentang jatuh tempo utang dan kupon (bunga obligasi).

Investor (pemilik dana) akan memperoleh pendapatan tetap berupa kupon selama periode tertentu. Tenor atau periode jatuh tempo obligasi umumnya di atas satu tahun dan maksimal bisa 10 hingga 15 tahun. Obligasi termasuk jenis investasi jangka panjang terbaik, aman, dan rendah risiko.

Ada tiga (3) jenis obligasi, yaitu obligasi perusahaan (corporate bonds); obligasi pemerintah (government bonds) dan obligasi daerah (municipal bonds). Saat ini, ada banyak platform yang menyediakan fasilitas investasi obligasi online, misalnya seperti Bareksa. Dari ketiga jenis obligasi di atas, obligasi pemerintah dianggap “bebas risiko” karena kecil kemungkinan negara tidak membayar utang. Meskipun sebenarnya tidak ada investasi yang bebas risiko 100%.

Modal untuk investasi obligasi online, contoh dalam kasus ORI017, yaitu 1 unit atau senilai Rp 1 juta. Pemodal individu (ritel) dapat membeli lebih dari satu unit dengan kelipatan Rp 1 juta, misalnya membeli obligasi online 20 unit atau Rp 20 juta. Jumlah maksimal pembelian dalam kasus ORI017 yaitu 3.000 unit atau setara Rp 3 miliar untuk pemodal ritel (individu).

C. Investasi Online Sektor Keuangan Non Bank

Industri keuangan non bank atau IKNB adalah sektor keuangan selain perbankan, seperti layanan asuransi, lembaga pembiayaan (leasing), financial technology (fintech), dana pensiun, dan lembaga keuangan lainnya. Dari sekian banyak produk IKNB, salah satu instrumen yang dianggap paling menarik dijadikan sebagai investasi online jangka pendek dan jangka panjang dengan modal kecil yaitu di sektor fintech – salah satunya investasi online peer-to-peer lending (P2P).

#5. Investasi Peer to Peer (P2P) Lending

Apa itu peer to peer lending? Singkatnya, P2P lending adalah sistem keuangan yang menghubungkan pemilik dana (investor/pemodal) dengan peminjam dana melalui platform online. Dengan kata lain, ada dua sisi, yaitu peminjam dan pemberi pinjaman. Bagi kamu yang ingin investasi online di P2P lending, kamu harus berada di sisi pemberi pinjaman. P2P lending juga dapat disebut sebagai marketplace untuk pinjam-meminjam uang.

Peminjam dana sering kali menggunakan P2P lending dengan alasan akses yang lebih mudah dan cepat dibandingkan jasa keuangan lainnya, seperti bank, leasing, koperasi, dan lainnya. Ini karena proses pinjam-meminjam di platform P2P lending dapat diakses secara online.

Jangan khawatir, P2P lending telah diatur keberadaannya oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Peraturan OJK nomor 77/POJK.01/2016. Pastikan untuk memilih platform P2P lending yang terdaftar di OJK agar terhindar dari penipuan atau investasi bodong.

#6. Investasi Cryptocurrency Online

Pasar kripto atau crypto market sedang menemukan momentum terbaik, tepatnya pada akhir tahun 2020 dan sepanjang tahun 2021 ini. Sebagian besar mata uang kripto (cryptocurrency) berhasil mencatatkan kenaikan harga dan valuasi nilai pasar yang signifikan.

Bahkan, tidak sedikit aset kripto yang mampu memecahkan rekor harga tertinggi sepanjang sejarah alias all time high/ATH. Tidak main-main, kenaikan harga crypto bahkan bisa sangat tinggi dalam jangka waktu pendek dan menengah. Hal ini tidak terlepas dari pergerakan harga crypto yang sangat volatil atau fluktuasi tinggi.

Mata uang kripto terpopuler dan yang pertama muncul di dunia, Bitcoin (BTC), bahkan hampir menyentuh level harga Rp 1 miliar per keping. Sementara altcoin atau alternatif koin populer seperti Dogecoin (DOGE), Cardano (ADA), Ripple (XRP), Shiba Inu (SHIB), dan banyak lagi juga tidak mau kalah dengan pencapaian Bitcoin.

Hal inilah yang membuat pasar crypto menjadi menarik dan bergairah bahkan pertumbuhan investor crypto di Indonesia sangat pesat dan berhasil melampaui pertumbuhan investor saham. Tak heran, investasi crypto online hampir menjadi “pilihan wajib” bagi setiap orang.

Cara investasi online di cryptocurrency sangat mudah, tidak jauh berbeda dengan proses investasi online pada umumnya. Masyarakat juga mesti menggunakan perantara agar dapat memulai membeli crypto. Dalam hal ini, pihak yang memberikan fasilitas layanan transaksi jual beli mata uang kripto disebut sebagai crypto exchange. Mereka juga biasanya juga menyediakan tempat penyimpanan aset digital atau dompet kripto (crypto wallet) dengan jenis hot wallet alias online wallet.

Proses dan cara investasi cryptocurrency online setidaknya terdiri dari tiga tahapan. Pertama, daftar (sign up) via crypto exchange, seperti Binance, Tokocrypto, eToro, Coinbase, Indodax, Zipmex, dan lainnya.  Kedua, melakukan setoran uang (deposit) dengan jumlah tertentu. Meskipun ada juga beberapa platform crypto yang tidak mewajibkan. Namun, deposit juga penting sebagai modal awal untuk membeli aset crypto. Tahap ketiga, proses transaksi pembelian (buy) mata uang kripto.

Artikel terkait:

#7. Investasi Forex Online

Mungkin kamu tidak asing mendengar istilah valas alias valuta asing. Ini juga dapat mengacu pada foreign exchange alias forex. Singkatnya, forex adalah aktivitas perdagangan atau pertukaran mata uang asing. Konsep dan sistem trading forex dalam konteks ini berbeda dari pertukaran mata uang di money changer. Trading forex hanya dapat dilakukan untuk mata uang tertentu secara berpasangan atau currency pairs. Pasangan mata uang pada perdagangan forex juga telah ditentukan. Misalnya, pounds Inggris terhadap Dolar AS alias GBP/USD.

Baca selengkapnya di sini:

Pada dasarnya, investasi forex online adalah alternatif terbaik untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah. Pasalnya, pasar forex adalah tempat paling aktif di dunia dengan volume transaksi paling tinggi dibandingkan volume transaksi pasar saham.

Apakah investasi forex online aman? Perdagangan valas atau forex di Indonesia diatur oleh Bappebti. Karena perdagangan forex dilakukan melalui perantara, dalam hal ini broker forex, maka pastikan untuk memilih broker forex terbaik dan terpercaya.

#8. Investasi Komoditi Emas Online

Alternatif investasi online terbaik lainnya yaitu sektor komoditas. Ada banyak sekali produk sektor komoditi yang menarik sebagai instrumen investasi. Salah satu yang paling populer, aman dan relatif rendah risiko yaitu investasi emas online. Di Indonesia sendiri, investasi komoditi emas online masuk ranah wilayah Bappebti sebagai regulator perdagangan berjangka. Jadi, sebelum kamu memutuskan untuk menabung emas online, pastikan mengecek legalitas dan izin dari penyedia layanan (platform) tersebut.

Tips Investasi Online untuk Pemula

Kami memiliki beberapa tips investasi online untuk pemula. Ini adalah titik fokus yang harus diprioritaskan agar proses investasi bisa lebih aman dan efektif.

1. Mengecek Legalitas dan Kredibilitas Penyedia Layanan

Pada dasarnya, isu utama investasi online adalah masalah keamanan dan kredibilitas. Ada mungkin beberapa perusahaan penyedia layanan atau platform investasi yang memiliki legalitas dari OJK atau Bappebti atau lembaga resmi lainnya, namun justru tersangkut masalah kredibilitas.

Kamu bisa melihat, berapa banyak kasus investasi bodong terjadi belakangan ini padahal perusahaan tersebut telah terdaftar di OJK atau Bappebti. Kasus terbaru yang terjadi pada tahun 2020 dialami oleh PT Jouska Finansial Indonesia (Jouska).

Jouska sendiri merupakan start up atau perusahaan rintisan yang bergerak di sektor jasa keuangan, tepatnya sebagai penasihat keuangan atau financial advisor. Banyak klien Jouska yang merasa dirugikan akibat pengelolaan dana investasi dari Jouska yang tidak bertanggung jawab alias tidak kredibel. Setelah diselidiki, ternyata Jouska terlibat insider trading dalam sistem pengelolaan dana investasi.

Jadi, fokus utama sebagai bagian dari tips investasi online adalah memastikan perusahaan penyedia layanan telah terdaftar di otoritas resmi dan memiliki kredibilitas.

Kredibilitas di sini sebenarnya dapat dilihat dari internal perusahaan. Kamu bisa melihat siapa founder dan orang-orang di dalam manajemen perusahaan tersebut, apakah mereka terpercaya dan memiliki rekam jejak baik?

Kemudian, kamu juga bisa mengecek siapa saja lembaga atau institusi yang telah bekerja sama dengan perusahaan penyedia layanan investasi online. Akan lebih baik jika mereka telah bermitra atau memiliki partner dari institusi besar sehingga ada kemungkinan kecil perusahaan penyedia layanan investasi online tersebut tersandung masalah kredibilitas.

2. Tujuan Investasi yang Jelas

Tips investasi online berikutnya yaitu pastikan memiliki tujuan yang jelas. Misalnya, kamu harus tahu profil risiko sebagai seorang investor, apakah seorang risk seeker, risk averse, atau neutral. Kemudian, pastikan menggunakan dana dingin dalam berinvestasi – bukan dana untuk kebutuhan (konsumsi) sehari-hari, apalagi menggunakan dana dari utang atau pinjaman online (pinjol). Selain itu, tentukan jangka waktu investasi, apakah investasi jangka pendek, jangka menengah atau jangka panjang. Tidak lupa pula untuk menentukan berapa alokasi dana untuk kebutuhan investasi online.

3. Konsisten

Kunci kesuksesan investasi online adalah konsisten. Dengan kata lain, kamu memiliki pendirian terhadap apa instrumen yang dipilih dan strategi dalam berinvestasi. Investasi online jangka panjang misalnya, kamu bisa rutin menempatkan dana setiap bulan. Konsisten menabung saham online atau menabung emas online atau menabung aset lainnya setiap bulan akan lebih efektif dalam mencapai tujuan investasi yang sebenarnya, yaitu peningkatan aset. Selain itu, pastikan untuk tidak ikut-ikutan alias FOMO karena itu akan menjerumuskan kamu.

Simpulan

Setelah penjelasan panjang lebar dan detail, berikut ringkasan terkait jenis produk investasi online terbaik 2021.

  1. Investasi Deposito Online
  2. Investasi Saham Online
  3. Investasi Reksa Dana Online
  4. Investasi Obligasi Online
  5. Investasi Peer to Peer (P2P) Lending
  6. Investasi Cryptocurrency Online
  7. Investasi Forex Online
  8. Investasi Emas Online

Dengan banyaknya pilihan produk investasi online terbaik 2021, itu bisa menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat karena bisa menjadi sumber pendapatan tambahan selain dari aktivitas utama: bekerja dan berbisnis. Selain itu, masyarakat juga diharapkan bisa lebih leluasa dalam memilih produk yang tepat, sesuai dengan kebutuhan dan preferensi masing-masing. Yang jelas, jangan sampai melewatkan kemudahan akses investasi online ini begitu saja. Manfaatkan kesempatan ini dengan maksimal. Untuk kesehatan keuangan dan kesejahteraan di masa depan, investasi adalah jalan terbaik.

error: Content is protected !!