5 Investasi Jangka Panjang Terbaik untuk Kehidupan Masa Tua

Mengapa harus investasi jangka panjang? Salah satunya yaitu untuk mempersiapkan kehidupan yang lebih layak di hari tua – masa-masa setelah pensiun. Pensiun adalah hal yang pasti terjadi, khususnya bagi pegawai swasta, BUMN, maupun pegawai negeri sipil (PNS). Usia pensiun bagi seorang pegawai yaitu sekitar 57 atau 58 tahun. Untuk mendapatkan kehidupan yang layak setelah pensiun, tentu saja setiap orang harus membuat rencana dan persiapan lebih awal.

Nah, investasi adalah jawaban yang paling tepat sebagai persiapan dan untuk menyelamatkan kehidupan masa tua. Tentu saja, itu dilakukan sebelum masa pensiun tiba. Semakin awal kamu melakukan investasi, maka akan semakin baik. Pertanyaannya, investasi seperti apa yang paling cocok untuk kebutuhan di masa tua? Pada kesempatan ini, invesnesia akan menyajikan 5 jenis investasi jangka panjang terbaik, aman, dan menguntungkan di 2020 – cocok untuk persiapan masa tua.

Pengertian Long Term Investment

Gambar Investasi

Sebelum membahas jenis investasi jangka panjang terbaik, ada baiknya kamu memahami pengertian investasi jangka panjang (long term investment). Secara umum, investasi jangka panjang adalah jenis investasi di mana aset akan disimpan atau ditahan untuk waktu yang relatif lama. Jangka waktu atau tenor investasi jangka panjang secara pasti yaitu lebih dari 1 tahun. Dalam beberapa kasus, investasi jangka panjang dapat dilakukan selama bertahun-tahun atau bahkan mungkin saja dipertahankan selamanya – biasanya untuk diwariskan. Namun perlu dicatat, ada beberapa jenis investasi jangka panjang yang relatif tidak cocok disimpan dalam kurun waktu 1 – 5 tahun.

Pada artikel sebelumnya juga telah dibahas tentang investasi jangka pendek terbaik, yang mana investasi jangka pendek umumnya memiliki jatuh tempo di bawah 1 tahun. Meskipun begitu, ada beberapa investasi jangka pendek yang juga tidak cocok dimiliki kurang dari 1 tahun. Oleh karena itu, solusinya adalah dengan memperhatikan bagaimana karakteristik dari instrumen investasi tersebut, kemudian disesuaikan dengan profil risiko investor dan preferensi dalam berinvestasi. Nah, berikut ini ada 5 jenis investasi jangka panjang beserta karakteristiknya. Kamu bisa memilih sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan.

Contoh Jenis Investasi Periode Jangka Panjang

Jadi, setidaknya ada lima investasi jangka panjang yang bisa kamu pertimbangkan, yaitu investasi saham, investasi reksa dana, investasi properti & real estat, investasi emas, dan investasi obligasi. Kelima instrumen produk investasi tersebut relatif cocok dipilih khususnya bagi pemula. Kamu bisa memilih salah satu atau beberapa di antaranya, sesuaikan dengan profil risiko dan preferensi.

1. Investasi Saham

Gambar Saham

Pengertian saham adalah surat berharga tanda suatu pihak ikut serta menanamkan modal di suatu perusahaan. Dengan kata lain, ketika kamu membeli saham perusahaan, maka kamu dianggap sah sebagai bagian dari pemilik perusahaan. Saham adalah instrumen investasi yang memiliki likuiditas tinggi (likuid) sehingga relatif mudah dibeli dan dijual. Namun, karena harga saham sangat volatil, maka akan sangat berisiko jika menyimpan saham dalam jangka pendek, let’s say di bawah 3 tahun. Oleh karena itu, untuk investasi masa tua, saham adalah produk keuangan yang direkomendasikan untuk disimpan selama bertahun-tahun. Ada dua keuntungan dari investasi saham, yaitu capital gain dan dividen. Selain itu, kamu hanya butuh modal kecil untuk investasi saham. Baca selengkapnya: Panduan & Cara Investasi Saham untuk Pemula.

2. Investasi Reksa Dana

Gambar Reksa Dana

Pengertian reksa dana adalah suatu wadah yang berfungsi untuk mengumpulkan dana dari masyarakat pemodal yang selanjutnya dana tersebut dikelola dan diinvestasikan kembali oleh Manajer Investasi. Kelebihan investasi reksa dana yaitu masyarakat tidak perlu menghabiskan waktu untuk belajar seluk-beluk investasi karena uang masyarakat akan dikelola oleh pihak profesional yang ahli di bidangnya, yaitu Manajer Investasi. Selain itu, reksa dana juga cocok untuk siapa pun yang tidak punya waktu untuk melakukan analisis investasi karena kesibukan bisnis dan bekerja. Baca selengkapnya: Panduan Investasi Reksa Dana, Mulai dari Rp 10 Ribu.

3. Investasi Properti & Real Estat

Bukan hal yang asing lagi bahwa properti & real estat dijadikan sebagai instrumen investasi jangka panjang. Bahkan, sektor property dan real estate relatif paling banyak peminat. Sebagaimana yang diketahui, harga lahan cenderung meningkat dari tahun ke tahun disebabkan oleh permintaan yang tinggi dan ketersediaan lahan yang semakin terbatas. Sebenarnya, banyak sekali ruang lingkup properti & real estat yang dapat dijadikan sebagai wadah bisnis dan investasi. Contoh paling sederhana yaitu dengan membeli rumah tinggal atau juga bisa dijadikan bisnis penginapan (seperti hotel, wisma, dan kos-kosan).

4. Investasi Emas

Gambar Butik Emas Antam
sumber: republika.co.id

Emas juga bisa dijadikan sebagai instrumen investasi jangka panjang, khususnya emas batangan, seperti emas Antam, UBS, dan lainnya. Selain emas, sebenarnya kamu juga bisa memilih produk logam mulia lainnya, misalnya perak. Yang terpenting, ketika kamu berinvestasi pada produk logam mulia, pastikan kamu memilih yang murni, seperti emas 24 karat. Sedangkan emas perhiasan tidak cocok dijadikan sebagai investasi jangka panjang. Kenapa? Ketika beli emas perhiasan, kamu akan dikenakan biaya pembuatan, namun ketika menjualnya kembali (buyback), biaya pembuatan tidak dihitung. Dengan kata lain, emas perhiasan akan dinilai sesuai dengan kadar emas. Baca selengkapnya: Panduan Investasi Emas yang Menguntungkan.

5. Investasi Obligasi

Gambar Obligasi

Jenis investasi jangka panjang lainnya yang bisa kamu pilih yaitu obligasi. Pengertian obligasi adalah surat utang berjangka waktu > 1 tahun yang diterbitkan oleh perusahaan (swasta atau BUMN) dan/atau pemerintah di mana pemegang obligasi berhak atas imbal hasil berupa kupon (bunga). Daya tarik utama dari obligasi yaitu kupon. Karena bersifat jangka panjang, penerbit obligasi biasanya akan membayar hasil yang lebih tinggi daripada sekuritas berbunga jangka pendek. Umumnya, obligasi di Indonesia punya tenor atau jatuh tempo antara 1 – 10 tahun. Agar lebih aman, kamu bisa membeli obligasi pemerintah (Surat Berharga Negara/SBN).

Simpulan

Well, itulah lima (5) jenis investasi jangka panjang terbaik, aman, dan menguntungkan di 2020. Seperti yang berulang kali diingatkan, sebelum kamu memilih salah satu instrumen produk, ada baiknya mengenali apa yang kamu butuhkan. Kemudian, kenali juga seperti apa kamu dalam menghadapi risiko. Ada beberapa orang yang tidak terlalu suka risiko sehingga lebih mencari yang aman meskipun imbal hasil (return) rendah. Sebaliknya, ada orang yang suka risiko karena ingin mendapatkan return yang tinggi. Jadi, setiap orang pasti memilliki preferensi yang berbeda-beda. Namun secara umum, kelima investasi jangka panjang di atas adalah yang paling ideal atau bisa menjadi rekomendasi.

Referensi

investopedia.com

thebalance.com

Penting: Mohon mencantumkan sumber invesnesia.com jika mengutip sebagian atau seluruh isi artikel.

Tag: investasi jangka panjang, saham, reksa dana, property & real estate, emas, dan obligasi. Investasi jangka panjang modal kecil dan modal besar. Pengertian dan contoh investasi jangka panjang.

error: Content is protected !!