Ferrari Masuk ke NFT, Bermitra dengan Perusahaan Blockchain Swiss

Produsen mobil sport asal Italia, Ferrari telah menandatangani kesepakatan dan kerja sama dengan Velas, perusahaan teknologi Swiss dalam rangka membuat non-fungible token (NFT) untuk penggemar Scuderia Ferrari.

Kemitraan ini khususnya dilakukan oleh Scuderia Ferrari, divisi balap dari perusahaan Ferrari yang juga menjadi tip balap di ajang Formula 1. Tim dengan julukan The Prancing Horse ini akan meluncurkan NFT sendiri dibantu oleh Vallas.

Tujuan pembuatan NFT adalah untuk penggemar mobil balap tersebut yang tersebar di seluruh dunia. Ini juga akan menjadi awal interaksi dari tim balap dengan sektor aset digital.

Ferrari Menyelam ke Sektor Cryptocurrency

Dalam keterangan resminya, Ferrari sebagai produsen mobil sport terkenal itu mengungkapkan rasa bahagianya atas kerja sama dengan perusahaan teknologi Velas Network AG. Terkait dengan pembuatan non-fungible token (NFT), Ferrari ingin memberikan sesuatu kepada para fans atas kesempatan mendapatkan digital collectibles mulai bulan Maret 2022 – tepat pada musim Formula 1 berikutnya.

Sebagian bagian dari kesepakatan, Vellas yang berbasis di Swiss juga akan menjadi sponsor utama seri Esports Ferrari, seri merek mono online The Prancing Horse dan juga tim Esports yang akan berkompetisi di ajang F1.

General Manager dan Head Team dari Scuderia Ferrari , Mattia Binotto mendeskripsikan Velas sebagai entitas yang berorientasi pada inovasi dan kinerja yang mengedepankan produk dan layanan teknologi canggih.

Sementara itu, Co-Founder dan CEO Velas, Farhad Shagulyamov menyatakan bahwa perusahaan telah membangun teknologi blockchain generasi selanjutnya yang berfokus pada kinerja dan keberlanjutan. Selain itu, kemitraan dengan Ferrari merupakan langkah strategis dan alami, menurut padangan dari eksekutif tersebut.

Scuderia Ferrari Menjadi Tim Tersukses

Dalam kompetisi balap terpopuler di dunia, Formula 1 menjadi tempat yang ditaklukkan oleh Scuderia Ferrari. Mobil balap yang dijuluki The Prancing Horse oleh para penggemarnya itu tercatat berhasil menjuari konstruktor F1 dan 15 kompetisi pembalap.

Formula One dan Industri Cryptocurrency

Sebagai salah satu kompetisi balap yang paling digemari, F1 telah menyelam ke dalam industri mata uang kripto (cryptocurrency). Tercatat pada bulan Juni 2021, perusahaan crypto exchange CryptoCom telah menjalin kemitraan global untuk seri Sprint baru F1 tahun 2021.

Sebagai kesepatakan, salah satu platform kripto teratas tersebut akan menampilkan logo brand di trek setiap balapan selama sisa musim. CryptoCom juga menjadi sponsor resmi cryptocurrency dan mitra NFT dari kompetisi mobil sport.

Tidak hanya Ferrari, kompetitornya McLaren Racing juga telah lebih awal mengumumkan platform berbasis NFT untuk kolektor seni digital dan penggemar. Fitur ini dibangun di jaringan blockchain Tezos (XTZ). Untuk merayakan peluncuran platform McLaren Racing Collectibles tersebut, tim memutuskan untuk membagikan bagian digital pertama dari mobil balap MCL35M kepada 5 ribu penggemar awal. www.invesnesia.com

Leave a Comment