Panduan Investasi Saham Aman & Menguntungkan untuk Pemula

Investasi saham adalah salah satu instrumen investasi terbaik 2020. Saham merupakan salah satu produk keuangan (efek) di pasar modal Indonesia, selain reksa dana, obligasi, dan exchange traded fund (ETF). Saham dianggap sebagai instrumen investasi yang paling menguntungkan. Terbukti, salah satu orang terkaya di dunia, Warren Buffet sukses dengan investasi saham. Sedangkan di Indonesia sendiri ada Lo Kheng Hong, investor senior yang dianggap sebagai Warren Buffet-nya Indonesia dan menjadi panutan bagi investor pemula. Ini bisa menjadi bukti bahwa investasi saham itu aman dan menguntungkan.

Apa bisa investasi saham dengan modal kecil? Tentu saja bisa, bahkan beli saham hanya butuh modal awal Rp 100 ribu saja. Apakah saham cocok untuk pemula dengan gaji UMR 2 juta, 3 juta, dan 4 juta? Justru investasi saham sangat dianjurkan untuk karyawan dengan berpenghasilan rata-rata sebesar 2 – 5 juta per bulan. Kenapa? Ya, itu dalam rangka persiapan finansial di masa depan. Kamu tidak bisa hanya mengandalkan gaji jika ingin mencapai financial freedom. Kamu harus memiliki beberapa sumber penghasilan. Salah satunya dengan investasi saham. Keuntungan investasi saham bisa kok untuk beli rumah, beli mobil, biaya pernikahan, dan tabungan pensiun.

Investasi saham sangat mudah karena bisa dilakukan secara online dengan menggunakan aplikasi trading saham. Proses pendaftarannya pun juga dapat dilakukan dengan cepat. Akses yang mudah ini sudah semestinya dimanfaatkan sebaik-baiknya. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, segera mulai menabung saham untuk masa depan. Nah, di sini invesnesia akan menjelaskan bagaimana cara beli saham untuk pemula dan bagaimana strategi investasi saham yang menguntungkan. Namun sebelum itu, ada baiknya kamu memahami materi dasar tentang saham.

Baca juga: Panduan Investasi Emas untuk Pemula

Memahami Apa Itu Saham

Gambar Saham

Bagi pemula, tahap awal belajar investasi saham yaitu dengan memahami apa itu saham. Secara umum, pengertian saham adalah surat berharga (efek) sebagai tanda/bukti kepemilikan terhadap suatu perusahaan (emiten). Bagi perusahaan yang telah go public yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), maka sahamnya dapat diperdagangkan (beli dan jual) oleh siapa pun, seperti individu, kelompok, dan korporasi. Siapa pun yang memiliki saham suatu emiten – baik dalam jumlah sedikit maupun besar –mereka sah disebut sebagai pemegang saham.

Memahami Konsep Investasi Saham dan Trading Saham

Sudah paham apa itu saham? Nah, kamu juga perlu tahu apa itu investasi saham dan trading saham, serta apa perbedaannya. Singkatnya begini, pengertian investasi saham adalah proses menempatkan dana (modal) ke dalam suatu perusahaan dalam periode jangka panjang dengan tujuan memperoleh return berupa dividen. Sedangkan pengertian trading saham adalah proses jual beli saham perusahaan yang dilakukan dalam jangka pendek dengan tujuan mendapatkan keuntungan berupa capital gain.

Jadi, perbedaan investasi saham dan trading saham dapat dilihat dari tujuan dan periode waktu. Tujuan utama investasi saham adalah memperoleh keuntungan berupa dividen, meskipun juga bisa memperoleh capital gain. Selain itu, investasi saham dilakukan dalam periode jangka panjang, minimal 1 tahun. Sedangkan tujuan utama trading saham adalah mendapatkan profit berupa capital gain yang terjadi karena fluktuasi harga saham. Trading saham pun dilakukan dalam jangka pendek, bisa harian (intraday), mingguan, atau bulanan.

Keuntungan Saham (Return)

Setiap pemegang saham berhak atas keuntungan atau imbal hasil (return) tertentu. Nah, keuntungan investasi saham umumnya terdiri dari dua bentuk yaitu dividen dan capital gain. Apa itu dividen? Pengertian dividen adalah bagian dari laba perusahaan yang kemudian dibagikan kepada para pemegang saham dengan porsi atau persentase tertentu. Jadi, dividen hanya akan dibagikan jika perusahaan mampu mencetak laba. Itu poinnya. Selain dividen, investor juga bisa memperoleh keuntungan saham berupa capital gain. Pengertian capital gain adalah imbal hasil (return) yang terjadi karena kenaikan harga saham. Ketika investor menjual saham di harga yang lebih tinggi dari harga beli (awal), maka selisih keuntungan itulah yang disebut capital gain.

Kerugian Saham (Risk)

Setiap instrumen keuangan pasti mengandung risiko, termasuk investasi saham. Risiko investasi saham umumnya juga terdiri dari dua jenis, yaitu likuidasi dan capital loss. Apa itu likuidasi? Pengertian likuidasi adalah pembubaran perusahaan sebagai badan hukum, terjadi karena perusahaan mengalami kerugian terus-menerus, kemudian tidak mampu membayar utang (kewajiban) hingga terjadi kebangkrutan. Inilah pentingnya menggunakan strategi investasi saham, salah satunya yaitu dengan memilih perusahaan yang memiliki fundamental bagus. Selain likuidasi, kerugian investasi saham bisa berupa capital loss, terjadi ketika investor menjual saham dengan harga yang lebih rendah dari harga beli saham. Risiko saham lainnya bisa berupa delisting (go private) dan tidak adanya pembayaran dividen.

Prosedur & Langkah-Langkah Investasi Saham

Bagaimana langkah-langkah beli saham untuk pemula? Ringkasannya seperti berikut ini:

  1. Melakukan Pendaftaran. Proses daftar saham dilakukan di perusahaan sekuritas selaku perantara pedagang efek resmi yang telah memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Singkatnya, perusahaan sekuritas atau broker saham adalah pihak yang menjembatani investor dalam berinvestasi saham. Pendaftaran saham bisa secara offline dan online. Daftar broker saham terbaik 2020 bisa kamu cek: klik di sini.
  2. Melengkapi Persyaratan Dokumen. Dalam proses pendaftaraan, kamu akan diminta untuk menyiapkan beberapa berkas pribadi, seperti KTP/KITAS/Paspor, NPWP, dan cover buku tabungan. Selain itu, kamu juga akan dikenakan biaya meterai. Selain itu, kamu juga akan diminta untuk mengisi formulir pendaftaran, formulir pembuatan rekening dana nasabah (RDN), dan sejenisnya.
  3. Melakukan Setoran Dana (Deposit). Setelah memiliki RDN atau RDI (Rekening Dana Investor), kamu diminta untuk melakukan setoran awal (deposit). Setiap sekuritas memiliki ketentuan tentang nominal deposit awal. Namun, umumnya jumlah deposit saham minimum yaitu Rp 100 ribu.
  4. Memperoleh Akses Masuk (Log In). Setelah melakukan deposit, rekening saham akan aktif. Kamu juga akan diberikan akses untuk login ke dalam aplikasi trading saham, yaitu berupa ID, Password, dan PIN.
  5. Mengunduh Aplikasi Saham. Langkah terakhir yaitu download aplikasi saham milik perusahaan sekuritas. Aplikasi trading saham umumnya tersedia untuk PC dan smartphone. Kamu bisa download sesuai kebutuhan. Setelah itu, kamu bisa melakukan jual beli saham secara online.

Mau Beli Saham Terbaik? Pilih Perusahaan Market Leader di Setiap Sektor

Ada banyak sekali perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang kemudian dibagi ke dalam beberapa sektor. Saat ini, ada 9 sektor saham di BEI, seperti sektor manufaktur (barang konsumsi, aneka industri, dan industri dasar & kimia), sektor keuangan, sektor pertanian, sektor pertambangan, dan seterusnya. Setiap sektor terdiri dari berbagai perusahaan. Agar lebih mudah memilih saham terbaik, kamu bisa mencari perusahaan yang menjadi market leader di setiap sektor.

Sebagai contoh, di sektor keuangan, yang menjadi market leaders yaitu saham BRI (BBRI) dan saham BCA (BBCA). Di sektor manufaktur, yang menjadi market leaders yaitu saham Unilever Indonesia (UNVR), Indofood Sukses Makmur (ICBP), HM Sampoerna (HMSP), Gudang Garam (GGRM), dan Astra Internasional Indonesia (ASII). Di sektor telekomunikasi, yang menjadi market leader seperti Telkomsel atau Telekomunikasi Indonesia (TLKM). Jadi, perusahaan terbaik akan lebih mudah dicari pada setiap sektor saham.

Gambar sektor di bei

Selengkapnya bisa cek di sini: Sektor Saham di Bursa Efek Indonesia.

Tips Investasi Saham untuk Pemula dengan Modal Kecil atau Gaji 2 – 5 Juta

Untuk mendapatkan keuntungan dari investasi saham, tentu saja tidak boleh asal-asalan dalam memilih saham perusahaan. Setiap investor harus memiliki perencanaan dan strategi investasi saham, apalagi bagi pemula yang baru pertama kali bermain saham. Nah, ada 10 tips investasi saham yang aman, menguntungkan, dan cocok diterapkan oleh pemula. Ringkasan atau poin-poinya yaitu sebagai berikut:

  1. Tentukan Tujuan Investasi
  2. Tentukan Jangka Waktu Investasi
  3. Kenali Profil Risiko Pribadi
  4. Belajar Analisis Fundamental & Analisis Teknikal Saham
  5. Fokus pada Saham Blue Chip
  6. Saham Second Liner Bisa Menjadi Alternatif
  7. Jangan Mendekati Saham Gorengan
  8. Konsisten Menambah Aset Saham (Menabung Saham)
  9. Selamatkan Keuntungan jika Ada Peluang Bagus
  10. Review Portofolio secara Berkala

Penjelasan lebih lengkap bisa kamu baca di artikel sebelumnya, klik di sini.

Simpulan

Pada dasarnya, investasi saham adalah peluang emas untuk menjadi mapan secara finansial. Apalagi bagi anak muda yang bercita-cita menjadi kaya di masa depan. Siapa sih yang tidak mau menjadi orang kaya sebelum usia 30? Nah, salah satu jalan terbaik untuk menggapai financial freedom yaitu dengan investasi saham. Kamu bisa terus menggali informasi dan belajar investasi saham dari buku, internet, dan belajar dari pengalaman orang lain.

Gambar Saham

Investasi saham adalah instrumen yang high risk high return. Meskipun saham menawarkan sejumlah keunggulan dan keuntungan yang menjanjikan, kamu tetap harus waspada dengan risiko saham yang tidak kecil. Ingat, tidak ada investasi yang bebas risiko. Jadi, pastikan kamu memahami tips dan strategi investasi saham yang tepat sebagaimana yang telah invesnesia berikan sebelumnya. Ingat, investasi saham bukanlah jalan cepat menjadi kaya, melainkan jalan tepat menjadi kaya. Jadi, pastikan kamu menikmati setiap proses dalam berinvestasi saham dengan penuh kesabaran dan ketekunan, serta jangan pernah serakah. Semoga informasi ini bisa membantu kamu, ya!

Daftar Pusataka

idx.co.id

kpei.co.id

ksei.co.id

ojk.go.id

Penting: Mohon mencantumkan sumber invesnesia.com jika mengutip sebagian atau seluruh isi artikel.

Tag: Cara investasi saham untuk pemula yang aman dan menguntungkan. Cara beli saham BCA, saham BRI, saham Unilever, saham Antam, dan cara beli saham Telkomsel secara online. Aplikasi jual beli saham online yang bagus. Tips dan cara beli saham syariah online 2020.

error: Content is protected !!