Masih Wajar, Harga Bitcoin Ditutup Melemah Ke Rp 683 Juta

Gambar Bitcoin

(Invesnesia) – Harga Bitcoin ditutup koreksi 1,01% menjadi $47.914 atau setara dengan Rp683 juta (kurs Rp14.255) pada Selasa (2/3). Pelemahan ini masih dianggap wajar setelah mengalami kenaikan 8% pada penutupan sebelumnya.

Mata uang digital dunia ini masih menunjukkan pergerakan uptrend setelah mengalami kenaikan cukup signifikan di awal tahun 2021. Kenaikan harga mata uang kripto (cryptocurrency) ini masih disokong oleh sentimen positif dari beberapa pihak yang mulai mengizinkan penggunakan Bitcoin sebagai alat pembayaran, seperti raksasa kartu kredit, MasterCard, BlackRock, BNY Mellon, dan perusahaan mobil listrik milik Elon Musk, Tesla.

Meskipun begitu, Bitcoin masih mengundang perdebatan dan beberapa pihak secara terang-terangan menentang, seperti yang dilakukan oleh Bill Gates, pendiri salah satu raksasa teknologi di dunia, Microsoft. Bill Gates mengatakan bahwa Bitcoin akan menimbulkan masalah di masa depan.

Selain itu, belum dilegalkannya mata uang kripto (cryptocurrency) sebagai alat pembayaran sah juga masih menjadi perdebatan serius. Di Indonesia sendiri, Perry Warjito, gubernur Bank Indonesia (BI), dengan terang-terangan mengatakan bahwa Bitcoin tidak boleh digunakan sebagai alat pembayaran jual beli barang di Indonesia karena bukan mata uang fiat.

Terlepas dari segala kontroversi Bitcoin mata uang virtual terpopuler di dunia, pelaku pasar justru terus menunjukkan dukungan dan sentimen positif bahwa Bitcoin akan memiliki masa depan yang cerah.

Leave a Comment

error: Content is protected !!