Mencari Nafkah dari Trading Forex

Perubahan zaman begitu drastis. Sekarang semuanya serba teknologi dan internet. Merasa gak sih? Dahulu, kalau mau dapat uang harus ke luar rumah, sekarang trennya telah berubah – di dalam rumah, orang justru bisa menjadi jutawan bahkan miliarder. Yang pasti bukan ternak tuyul, ya – kata ibu-ibu tetangga. Hehe. Pernah mendengar istilah trading forex? Ya, itu hanya salah satu alternatif untuk mendapatkan uang. Sebagian orang bahkan ada yang mencari nafkah dari forex trading online. Mereka mungkin bisa disebut full time trader.

Konsepnya hampir sama seperti trading saham, cryptocurrency, derivatives, dan instrumen keuangan lainnya. Namun, cara kerjanya saja yang agak berbeda. Forex alias foreign exchange, yang diperdagangkan adalah mata uang secara berpasangan (currency pairs). Misalnya, EUR/USD. Mata uang di sebelah kiri (EUR) disebut mata uang dasar, sedangkan mata uang di sebelah kanan (USD) disebut mata uang kutipan.

Oke, itu hanya pembuka. Apakah kamu tertarik membaca lebih jauh? Tertarik mencari nafkah dari trading forex? Yok, kita belajar bersama-sama. Dari mana kita mulai? Pertama, pahami dahulu apa itu forex, lalu kenali seperti apa pasar forex, bagaimana cara kerja trading forex sehingga bisa menghasilkan profit, dan seterusnya. Pokoknya, kita bercerita panjang lebar di sini, semuanya hanya untuk menjelaskan bahwa mencari nafkah dari trading forex bukanlah hal mustahil.

Apa Itu Forex

Cara Memulai Trading Forex

Forex, singkatan dari foreign exchange, dalam bahasa Indonesia artinya pertukaran mata uang asing, populer disebut valuta asing atau valas. Dalam konsep sederhana – sebutlah secara tradisional – forex dapat mengacu pada money changer – tempat pertukaran berbagai jenis mata uang asing. Kalau misalnya kamu mau ke luar negeri, sebutlah ke Zimbabwe, ya Rupiah gak bakalan laku. Kamu perlu menggunakan mata uang yang sah digunakan di negara tersebut. Lagian, ngapain pula ke sono? Hehe. Nah, itu hanya definisi forex secara umum saja. Berbeda dalam konteks trading forex yang akan dibahas banyak di artikel ini.

Konsep Trading Forex

Setelah mengenal apa itu forex, lalu apa itu trading forex? Mari kita bahas. Ada dua kata, trading dan forex. Trading dapat kita artinya sebagai perdagangan – dalam konteks ini, tujuannya adalah menghasilkan profit atau keuntungan, bukan sekadar “pertukaran biasa”. Forex, seperti yang telah dibahas, adalah mata uang asing atau valas. Jadi, trading forex adalah kegiatan perdagangan valas yang bertujuan memperoleh keuntungan (profit).

Keuntungannya dari mana? Sama seperti saham, keuntungan forex berupa capital gain atau peningkatan modal – terjadi ketika kita menjual mata uang di harga yang lebih tinggi dari harga beli. Namun, kamu juga bisa memperoleh profit dari penurunan harga (nanti kita bahas lebih jauh di bab akhir tentang Cara Kerja Trading Forex)

Mengenal Pasar Forex

Apa yang kamu pikirkan pertama kali tentang pasar? Ya, tempat bertemu pembeli dan penjual sehingga terjadinya transaksi jual beli. Begitu juga dengan pasar forex – yaitu suatu wadah bertemunya pembeli dan penjual yang memperdagangkan berbagai jenis mata uang asing. Berbeda dari pasar tradisional, tempat kita beli sayur, daging, cabe, dan lainnya, pasar forex tidak berwujud fisik alias online. Tak heran, aktivitas ini disebut juga forex trading online.

Perbedaan struktur pasar forex dan struktur pasar saham

Pasar saham menganut konsep sentralisasi – yang mana aktivitas perdagangan dilakukan secara terpusat yaitu di bursa saham (stock exchange). Dengan kata lain, pembeli dan penjual melakukan transaksi di satu tempat (baca: bursa saham). Meskipun transaksi di pasar saham juga dilakukan secara online, namun sistemnya tetap terpusat.

Berbeda dari pasar saham, pasar forex menganut sistem desentralisasi atau tidak terpusat, sehingga tidak ada namanya bursa forex. Oleh karena itu, pasar forex juga disebut pasar OTC atau over the counter – pasar di luar bursa. Pasar forex mencakup berbagai pelaku atau golongan, seperti individu, institusi keuangan, perusahaan multinasional, bank, brokers, dan sebagainya.

gambar struktur pasar forex
sumber gambar: FXStreet

Jadi, pasar forex adalah tempat semua pihak terkait bertemu satu sama lain yang mewakili atau merepresentasikan golongan tertentu. Semua pelaku di pasar forex sama-sama tidak memiliki otoritas untuk menentukan harga, namun bukan berarti setiap pelaku sederajat – karena pasar forex tidak terpusat. Struktur pasar forex mungkin agak terlihat rumit (baca: berantakan), namun pelaku di pasar forex lebih mudah dijelaskan melalui hierarki pasar forex berikut ini.

Hierarki Pasar Forex

 
hierarki pasar forex
sumber gambar: WaveFX Trading

Seperti dapat dilihat, posisi puncak pada hierarki pasar forex (forex market hierarchy) diduduki oleh Major Banks – yang membentuk jaringan tersendiri (baca: jaringan interbank atau interbank network). Contoh Major Banks seperti Citi, Morgan Stanley, UBS, JP Morgan Chase, Goldman Sachs, HSBC, Deutsche Bank, dan seterusnya.

Interbank network melibatkan bank sentral dunia, Major Banks, dan bank menengah hingga bank yang lebih kecil. Semua bank ini “bertanding” satu sama lain secara elektronik dengan menggunakan:

  • Electronic Brokering Services (EBS) atau
  • Reuters Dealing 3000 Spot Matching (D3).

EBS (Electronic Broking Services) dan Reuters Dealing 3000 Spot Matching (D3) adalah pialang/broker elektronik yang digunakan oleh traders forex antar bank di seluruh dunia untuk mencocokkan pembeli dan penjual untuk berbagai pasangan mata uang (currency pairs).

Cara kerjanya, pedagang (trader) memilih pasangan mata uang, lalu memasukkan jumlah dan tawaran atau harga penawaran, dan bank lain mana pun – dengan kredit yang saling mencukupi – kemudian dapat berdagang (trade) dengan harga itu. Non-bank juga dapat menggunakan sistem melalui pengaturan perantara utama (prime brokerage arrangement). Ada banyak sekali pasangan mata uang (currency pairs) yang didukung oleh setiap sistem. Namun, kami berikan beberapa currency pairs yang paling aktif diperdagangkan atau paling likuid.

Pasangan mata uang yang paling likuid di Electronic Brokering Services (EBS) yaitu:

  • EUR/USD
  • USD/JPY
  • EUR/JPY
  • EUR/CHF
  • USD/CHF

Pasangan mata yang paling likuid di Reuters Dealing 3000 Spot Matching (D3) yaitu:

  • GBP/USD
  • EUR/GBP
  • USD/CAD
  • AUD/USD
  • NZD/USD

Hierarki selanjutnya ditempati oleh Hedge Funds/Commercial, Retail ECNs, dan Retail Market Markers. Setelah itu, jenjang terakhir diisi oleh retail traders – sebutlah seperti golongan kita ini.

Dengan bantuan teknologi perdagangan elektronik, retail traders – seperti kita – dapat memperoleh kesempatan untuk “mencari keuntungan” dari pasar forex yang besar. Dengan kata lain, ini adalah “lumbung emas” yang harus dimanfaatkan – tentu saja kita memungkinkan untuk mencari nafkah di pasar forex. Tinggal bagaimana strategi kita agar menang di pasar forex, tidak jadi pecundang. Hehe.

Waktu Perdagangan Pasar Forex

Salah satu keunikan pasar forex yaitu jam atau waktu perdagangan yang berlangsung 24/5, atau 24 jam per hari dalam 5 hari (Senin – Jumat). Hari Sabtu dan Minggu pasar forex tutup atau libur. Pasar forex terdiri dari empat (4) sesi perdagangan yang berpusat di empat wilayah – ini karena adanya perbedaan waktu di pusat keuangan dunia.

  1. Pasar Australia, berpusat di Sydney, perdagangan forex berlangsung dari pukul 05.00 – 14.00 WIB.
  2. Pasar Asia, berpusat di Tokyo – terdiri dari Jepang, Hongkong, dan Singapura – perdagangan forex berlangsung pukul 07.00 –00 WIB.
  3. Pasar Eropa, berpusat di London – terdiri dari Inggris dan Jerman – perdagangan forex berlangsung pukul 13.00 – 22.00 WIB.
  4. Pasar Amerika, berpusat di New York, perdagangan forex berlangsung pukul 20.00 – 05.00 WIB.

Pasar forex adalah pasar nomor #1 paling likuid di dunia dalam hal volume dan nilai transaksi perdagangan harian yang mencapai $5 triliun. Perbandingan yang sangat jauh dari transaksi harian pasar saham Amerika Serikat yang berkisar di $1 triliun. Tak heran, pasar forex menjadi sangat aktif dan pergerakan harganya sangat volatil atau fluktuatif sepanjang hari. Keuntungan likuiditas inilah yang membuat pedagang (traders) mudah melikuidasi aset – istilah sederhananya, beli dan jual forex dengan mudah dan cepat.

Cara Kerja Trading Forex

Meskipun sudah kita bahas sedikit di awal, agar lebih paham, kami berikan penjelasan lebih detail seperti apa cara kerja trading forex. Ingat, trading forex dilakukan dengan mata uang berpasangan (currency pairs), seperti Euro (EUR) terhadap Dolar AS (USD) – disingkat EUR/USD, dan seterusnya. Sisi kiri (EUR) disebut base currency atau mata uang dasar. Sisi kanan (USD) disebut quote currency atau mata uang kutipan. Tidak semua mata uang diperdagangkan di pasar forex dan tidak semua mata uang bisa dipasangkan seenaknya. Setiap pasangan mata uang sudah ditentukan.

Mata Uang Mayor dan Mata Uang Minor

Di dalam trading forex, ada istilah mata uang mayor dan mata uang minor. Setiap mata uang yang berpasangan dengan Dolar AS (USD) disebut mata uang mayor atau major currecny pairs – ini adalah mata uang utama yang paling aktif diperdagangkan, paling likuid, dan lebih global. Apa saja mata uang mayor?

  • EUR/USD = Euro Zone/United States
  • GBP/USD = United Kingdom/United States
  • USD/JPY = United States/Japan
  • USD/CHF = United States/Switzerland
  • USD/CAD = United States/Canada
  • AUD/USD = Australia/United States
  • NZD/USD = New Zealand/United States

Lalu, ada mata uang minor atau minor currency pairs – pasangan mata uang yang tidak berpasangan dengan Dolar AS (USD) – juga dapat disebut cross-currency. Biasanya, minor currency pairs yang paling aktif diperdagangkan akan melibatkan EUR, GBP, dan JPY. Misalnya sebagai berikut.

  • EUR/CHF = Euro Zone/Switzerland
  • EUR/GBP = Euro Zone/United Kingdom
  • EUR/CAD = Euro Zone/Canada
  • GBP/CHF = United Kingdom/Switzerland
  • GBP/AUD = United Kingdom/Australia
  • GBP/CAD = United Kingkom/Canada
  • EUR/JPY = Euro Zone/Japan
  • GBP/JPY = United Kingdom/Japan
  • CHF/JPY = Switzerland/Japan
  • dan sebagainya.

Transaksi Dua Arah

Trading forex sangat unik karena melibatkan transaksi dua arah. Sebagai contoh, GBP/USD – artinya membeli GBP sekaligus menjual USD (disebut open buy), atau menjual GBP sekaligus membeli USD (disebut open sell). Ketika traders mengambil posisi open buy di awal, harus ditutup dengan open sell. Sebaliknya, jika mengambil open sell di awal, harus ditutup dengan open buy. Dengan adanya sistem transaksi dua arah, traders memungkinkan untuk menghasilkan profit baik saat harga sedang tren naik maupun saat harga sedang tren turun.

Bid dan Ask

Transaksi dua arah pada trading forex melibatkan bid dan ask. Singkatnya, bid adalah penawaran harga tertinggi ketika membeli (buy) pasangan mata uang – biasanya berada di sisi kiri. Sedangkan ask adalah penawaran harga terendah ketika menjual (sell) pasangan mata uang – biasanya berada di sisi kanan. Misalnya, harga pasangan mata uang AUD/USD yaitu 0,65432/0,65438. Maka, harga bid yaitu 0,65432 dan harga ask 0,65438. Coba perhatikan gambar di bawah ini.

Spread

Agar memperoleh profit – baik dimulai dari open posisi buy maupun dari open posisi sell – penutupan posisi harus melewati spread. Singkatnya, spread adalah biaya (fee) transaksi yang ditetapkan broker. Agar lebih paham, berikut contohnya. Kamu ingin open posisi buy untuk pasangan mata uang AUD/USD yang mana bid dan ask yang dikutip oleh broker yaitu 0,54321/0,54329. Dengan demikian, spread dari AUD/USD yaitu sebesar 8 pip atau 0,00008 (selisih antara harga bid dan ask).

Jadi, untuk memperoleh keuntungan dari open posisi buy di awal, Anda harus tutup posisi sell di harga lebih besar dari 0,54329. Kenapa tidak di angka lebih besar dari 0,54321 saja? Karena ada spread sebesar 8 pip. Traders biasanya lebih suka trading dengan spread ketat (lebih kecil) karena lebih cepat dalam mengeksekusi profit. Bagaimana jika kamu open posisi sell di awal pada harga yang sama yaitu 0,54321/0,54329? Maka, kamu harus menjual atau tutup posisi buy di harga lebih kecil dari 0,054321.

Pip

Sebelumnya sudah disinggung sedikit, pip – singkatan dari price interest point – adalah unit satuan yang mengukur perubahan nilai tukar di antara dua pasangan mata uang. Pip biasanya berada pada nilai desimal terakhir pada kuotasi harga. Jika pasangan mata uang terdiri dari 5 desimal, maka 1 pip = 0,00001. Jika pasangan mata uang terdiri dari 4 desimal, maka 1 pip = 0,0001. Sebagai contoh, harga AUD/USD yaitu 0,54321/0,54329 – maka bernilai 8 pip atau 0,00008. Pip juga dapat disebut sebagai poin. Sampai di sini paham?

Lot

Lot merupakan istilah umum di dalam trading forex, sama seperti trading saham. Dalam konteks forex, lot adalah satuan unit transaksi perdagangan. Lot dalam forex terdiri dari beberapa jenis, yaitu sebagai berikut.

  • Lot standar. 1 lot = 100.000 unit, atau 100 ribu USD jika memakai mata uang dolar AS.
  • Mini lot. 0,1 lot =000 unit, atau 10 ribu USD jika memakai mata uang dolar AS.
  • Mikro lot. 0,01 lot =000 unit, atau seribu USD jika memakai mata uang dolar AS.

Pemula biasanya (dan disarankan) memulai dengan akun mikro ketika membuka akun trading di broker forex. Ini merupakan cara paling aman karena dengan mikro lot, pemula bisa menggunakan modal (balance) lebih kecil sehingga risiko dapat diminimalkan.

Leverage

Untuk membantu trader pemula yang ingin mencoba forex trading dengan modal lebih kecil, katakan modal Rp 1 juta, maka untuk mencapai perdagangan forex – misalnya dengan mikro lot – tetap saja modal Rp 1 juta masih kurang. Ini karena 1 lot pada akun mikro setara dengan 1000 USD atau Rp 14,5 juta. Oleh karena itu, platform forex atau broker forex biasanya menyediakan yang namanya “leverage”.

Singkatnya, leverage adalah daya ungkit untuk meringkas nilai transaksi. Contoh leverage yaitu 1:5 atau 1:10 atau 1:20 atau 1:50 atau 1:100 atau 1:200 dan seterusnya. Leverage 1:5 artinya setiap 1 USD yang kamu punya, akan bernilai setara 5 USD. Begitu juga dengan misalnya leverage 1:20, setiap 1 USD akan bernilai setara 20 USD. Jadi, jika menggunakan akun mikro dan modal Rp 1 juta, agar mencapai posisi perdagangan, berapa leverage yang kamu dibutuhkan? Setidaknya kamu bisa menggunakan leverage 1:20. Artinya, dengan modal Rp 1 juta (70 USD), itu setara Rp 20 juta (1.400 USD). Paham sampai di sini?

Contoh Kasus Trading Forex

Untuk menyempurnakan pemahanan kamu tentang cara kerja trading forex, mari kita bawakan ke dalam sebuah kasus. Sebagai contoh, Komeng ingin mencari nafkah dari trading forex. Modal awal Rp 5 juta dan Komeng membuka akun mikro. Setelah dianalisis, Komeng melihat ada potensi penguatan harga untuk mata uang Euro (EUR) dan ada potensi pelemahan untuk mata uang USD. Lalu, Komeng memutuskan untuk open posisi buy pada pasangan mata uang EUR/USD di harga 1.35701/1.35707. Kamu masih ingat kan maksud harga kiri (bid) dan kanan (ask)?

Kalau open posisi buy di awal, maka patokannya yaitu harga di sisi kiri 1.35701. Spread untuk EUR/USD dalam kasus ini sudah tahu? Ya, 6 pip atau 0,00006. Jadi, agar Komeng dapat memperoleh profit dari open posisi buy EUR/USD, berapa harga untuk menutup posisi dengan sell? Ya, harus di atas 1.35707 karena ada spread 6 pip. (Ingat, ketika open posisi buy di awal, kamu hanya akan memperoleh profit ketika harga EUR/USD naik.)

Begitu juga sebaliknya, Komeng melihat ada potensi pelemahan pada EUR dan penguatan pada USD. Pada pasangan mata uang EUR/USD di harga 1.35701/1.35707, Komeng mengambil open posisi sell di awal, berharap harga EUR/USD turun. Agar Komeng mendapatkan keuntungan, berapa harga untuk menutup posisi dengan buy? Ya, harus lebih kecil dari 1.35701 karena ada spread 6 pip. (Ingat, ketika open posisi sell di awal, kamu hanya akan memperoleh profit ketika harga turun).

Perlu dicatat:

  • Saat open posisi buy di awal, kamu harus menutup dengan sell. Artinya, kamu berharap harga forex naik agar memperoleh profit.
  • Saat open posisi sell di awal, kamu harus menutup dengan buy. Artinya, kamu berharap harga forex turun agar memperoleh profit.

Inilah yang disebut sebagai transaksi dua arah. Mudah-mudah kamu paham ya dengan penjelasan ini.

Mau Langsung Praktik Trading Forex?

Bagi kamu yang ingin tahu lebih detail seperti apa:

  1. istilah umum di dalam trading forex
  2. contoh dan kriteria aplikasi trading forex yang bagus
  3. broker forex penipu dan broker forex terbaik yang aman,
  4. tahapan cara memulai dan melakukan trading forex secara real (langsung praktik) menggunakan aplikasi Metatrader 4 dan Metatrader 5,

Kami telah membahas secara lengkap di artikel sebelumnya. Silakan baca di sini ya: Panduan Trading Forex untuk Pemula.

Kenapa tidak kami bahas lagi di sini? Karena artikel ini sudah kepanjangan. Hehe. Kita akan masuk saja ke pembahasan utama, apakah bisa mencari nafkah dari trading forex? Apakah bisa kaya dari forex trading?

Mencari Nafkah dari Perdagangan Forex

Mendengar kata “forex trading”, sebagian orang ada yang merasa skeptis bahkan ada pula yang merasa sinis. Ya, namanya juga hidup, pasti ada dinamika – ada yang suka dan ada yang tidak. Berbicara terkait mencari nafkah dari trading forex. Menurut kamu bagaimana?

Penulis pribadi menganggap bahwa make a living dari trading forex bukanlah hal terlarang, sah-sah saja. Namun, jika ditanya, apakah penulis juga mencari nafkah dari perdagangan forex? Jika kata “nafkah” adalah proses menghasilkan pendapatan (revenue), maka penulis termasuk mencari nafkah dari forex.

Tapi, apakah itu menjadi satu-satunya sumber pendapatan? Penulis mengatakan, tidak.

Pada dasarnya, penulis – yang memiliki latar belakang pendidikan keuangan – cukup familier dengan instrumen keuangan, mencakup forex, saham, reksa dana, cryptocurrency, derivatives, dan sebagainya. Penulis secara pribadi, telah melakukan aktivitas trading dan investasi di banyak instrumen. Tentu saja ini bukan suatu masalah, kan?

Lalu, apakah sah atau boleh mencari nafkah dari trading forex? Boleh saja! Justru, semakin banyak sumber pendapatan, semakin kokoh fondasi keuangan kita.

Ada sebagian orang yang memang berprofesi full time trader. Artinya, kerjaannya sehari-hari ya trading forex. Mereka sering menyebut “trading untuk mencari sesuap nasi” – istilah lebih sopan yang sering diungkapkan para traders sukses dan kaya raya dari kegiatan trading.

Kemudian ada pertanyaan, apakah trading forex adalah sebuah pekerjaan sehingga bisa mencari nafkah dari aktivitas tersebut?

Nah, ini benar-benar debatable. Pikiran masyarakat umum akan menganggap bahwa kerja itu ya ke kantor setiap hari, dapat gaji rutin. Mindset ini jelas tidak keliru. Itu benar.

Lantas, apakah seorang trader, pebisnis online, atau aktivitas yang “memungkinkan menghasilkan uang dari rumah” dapat disebut sebagai “bekerja”? Nah, bagaimana menurut kamu?

Jadi begini, dalam pandangan penulis, setiap orang berhak melakukan apapun untuk menghasilkan uang atau pendapatan, termasuk untuk mencari nafkah. Asalkan, kegiatan tersebut tidak melanggar aturan atau norma-norma yang kita yakini dan sepakati bersama.

Orang yang kerja kantoran – btw penulis juga pekerja kantoran – akan menghasilkan “pendapatan pasti” setiap bulannya. Sedangkan trader forexbtw penulis juga trading forex – akan menghasilkan “pendapatan yang belum pasti” atau masih dalam “kemungkinan”.

Jadi, mungkin kita bisa menyetarakan trading forex itu adalah sebagai bisnis, seperti halnya kita berjualan di pasar – belum tentu menghasilkan pendapatan, tapi selalu ada potensi untuk menghasilkan atau bahasa kerennya “probabilitas”.

Jelas, trading forex dan kerja kantoran memiliki proses yang berbeda dalam menghasilkan uang. Lalu, mana yang lebih baik? Kedua-duanya sama baik! Yang tidak baik yaitu saling menyalahkan dan menjelekkan profesi orang lain. Itu yang dilarang.

Kita, meskipun sebagai anak-anak muda, harus mampu bersikap dewasa. Banyak sekarang orang dewasa “secara usia” tetapi belum mampu bersikap dewasa – saling menyalahkan, menggunjing, menjelekkan, menjatuhkan, menghina, dan sebagainya.

Jadi, apakah mencari nafkah dari trading forex adalah pilihan yang tepat? Penulis tidak bisa menjawab, karena setiap orang akan memiliki persepsi dan pandangan yang berbeda. Tapi, penulis berani mengatakan bahwa mencari nafkah dari trading forex adalah tindakah yang legal.

Menghasilkan Uang dari Trading Forex

Meskipun ada potensi untuk menghasilkan uang atau profit dari trading forex, tetap saja mencari nafkah (baca: menghasilkan uang) dari trading forex tidak semudah “berbicara”. Orang yang berprofesi sebagai full time trader, bisa diasumsikan bahwa mereka mampu secara konsisten menghasilkan uang dari trading.

Untuk mencapai level konsistensi, dibutuhkan pengorbanan, mulai dari modal, waktu, psikologis, dan sebagainya. Jadi, tidak semuah yang dibayangkan mencari nafkah dari trading forex. Bahkan, jangankan menghasilkan uang, potensi bangkrut dari forex trading online juga relatif besar – terutama bagi mereka yang “terjun tanpa parasut.”

Gambar Trading Forex

Simpulan

Apa yang bisa kita simpulkan dari topik pembahasan “mencari nafkah dari trading forex” ini? Jadi, pada dasarnya, foreign exchange atau forex atau valas merupakan salah satu instrumen yang dapat dijadikan sebagai sumber penghasilan. Setiap instrumen keuangan, PASTI ada risiko. Perbedaannya hanya pada “tingkatan risiko”.

Jika dibandingkan dengan trading saham, risiko (risk) dari trading forex relatif lebih besar. Namun, seperti konsep high risk high return, potensi keuntungan (return) dari trading forex juga relatif lebih besar dari trading saham.

Untuk mencari nafkah dari trading forex, dibutuhkan pengorbanan: waktu belajar, modal, psikologis, dan lainnya. Oleh karena itu, jika passion dan keahlian kamu adalah trading forex, maka bukan mustahil kamu bisa mencari nafkah dari forex. Ini jelas telah dicapai oleh sebagian trader sukses. Bagi pemula, tentu harus lebih banyak belajar.

Namun pada intinya, aktivitas trading butuh skills tertentu. Dari skills itulah trader bisa menghasilkan profit. Oke, sekian pembahasan kali ini. Meskipun membahas panjang lebar, semoga kamu bisa mendapatkan poin inti dari artikel ini. Terima kasih sudah meluangkan waktu membaca sampai akhir. Semoga apa yang kamu harapkan dapat tercapai. Sukses selalu!

error: Content is protected !!